<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Padmanaba &#187; Alumni</title>
	<atom:link href="http://padmanaba.or.id/category/alumni/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://padmanaba.or.id</link>
	<description>SMA 3 Yogyakarta</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 05:57:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Danto Adityo, Entrepreneur Muda dan Berbakat</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/danto-entrepreneur-muda-dan-berbakat/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/danto-entrepreneur-muda-dan-berbakat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 12:36:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anin Andhita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=7025</guid>
		<description><![CDATA[Sekilas dilihat, sosoknya terkesan asyik dan seru. Dialah Danto, seorang alumni Padmanaba 60 yang sukses dengan bisnisnya di bidang fotografi.  Meski terbilang masih cukup muda, bisnisnya sudah berdiri mantap. Kini, ia telah menjadi Direktur Utama Colorful Photography. Wirausaha yang ia ciptakan bersama seorang investor dan enam partner lainnya tiga tahun yang lalu. Laki-laki bernama lengkap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2012/02/385891_284273241608682_100000780254618_781923_1322205929_n.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-7026" title="385891_284273241608682_100000780254618_781923_1322205929_n" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2012/02/385891_284273241608682_100000780254618_781923_1322205929_n.jpg" alt="" width="480" height="720" /></a></p>
<p>Sekilas dilihat, sosoknya terkesan asyik dan seru. Dialah Danto, seorang alumni Padmanaba 60 yang sukses dengan bisnisnya di bidang fotografi.  Meski terbilang masih cukup muda, bisnisnya sudah berdiri mantap. Kini, ia telah menjadi Direktur Utama Colorful Photography. Wirausaha yang ia ciptakan bersama seorang <em>investor</em> dan enam <em>partner</em> lainnya tiga tahun yang lalu.</p>
<p>Laki-laki bernama lengkap Danto Adityo Laksono ini sebenarnya lulusan teknik elektro. Lantas apa yang membuatnya beralih pada dunia bisnis? Jawabannya adalah <em>passion</em>. Prinsipnya, bekerjalah sesuai dengan hobi atau <em>passion</em>mu.</p>
<p>Menemukan kesenangan atau hobi tidak semudah membalikkan telapak tangan. Menemukan di mana <em>passion</em>mu, juga bukan hal yang mudah. Perjalanan yang cukup panjang dialami oleh Danto. Awalnya, ia sempat mengajar les privat. Matematika, fisika, kimia. Mengajar adalah kesukaannya dan sempat ia lakoni kurang lebih satu tahun. Selanjutnya, ia mendirikan lapangan futsal, karena futsal juga merupakan hobinya. Hingga kini, bisnis lapangan futsal masih berjalan. Bisnis warung mie ayam bahkan sempat dijalankannya juga, kurang lebih setengah tahun. Dikorbankan karena harus fokus pada skripsi dan tentu saja pada Colorful Photography. <em>Passion </em>Danto yang sebenarnya.</p>
<p>Menjabat sebaagai direktur utama suatu perusahaan tidak lantas membuatnya lepas tangan. Bisnis tidak akan berkembang tanpa campur tangan direktur. Direktur yang baik selalu turun tangan dalam bentuk memberi pengarahan, strategi, atau pun motivasi. Hal itu lah yang dilakukan oleh Danto. Kini Colorful Photography memiliki kurang lebih lima puluh personil yang ahli di bidang mereka masing-masing.</p>
<p>“Ada hadist yang mengatakan ‘sembilan dari sepuluh pintu rezeki berada di perniagaan’,” ucapnya. Begitulah kira-kira gambaran kemantapan Danto pada bisnisnya. Dengan dukungan penuh dari keluarga dan orang-orang di sekitarnya, Colorful Photography mencoba mengepakkan sayapnya. Perusahaan yang juga bergerak di bidang <em>advertising</em>, <em>company</em>, <em>visual art solution</em>, dan juga <em>branding</em> ini setelah memiliki dua kantor di Yogyakarta, yaitu di Jalan Urip Sumoharjo dan Baciro, akan mencoba membuka cabang di Jakarta.</p>
<p>Semua itu memang tak mudah untuk dilakukan. Kata Danto hambatan dan rintangan selalu ada. Hambatan internal tentang personil-personil, hambatan <em>market</em>, seperti pasar yang sedang sepi, hingga hambatan dari studio sendiri, seperti lampu yang mati pasti akan ada. Namun semua masalah tentu ada solusinya. Syukurlah, hingga kini belum ada hambatan yang membuat Colorful Photography menjadi <em>stagnant</em>.</p>
<p>Lalu, apakah kiat sukses berbisnis?  Berani, kreatif, dan jangan takut gagal, begitu jawabnya. Tak lupa pula dengan berani menciptakan hal-hal baru. Ia juga berkata bahwa berorganisasilah yang membentuknya menjadi pribadi yang lebih berani berpendapat dan kreatif. Di organisasi ini juga dibentuk <em>leadership</em> dan kemampuan komunikasi kita.  Organisasi akan mengajarkan kita untuk me<em>manage </em>dan  meng<em>organize</em>.</p>
<p>Danto berpesan untuk para anak-anak muda bangsa untuk terus bergerak membuat kegiatan yang positif, belajar berorganisasi atau berlatih berbinis, mencari teman sebanyak-banyaknya, berkarya sebaik mungkin, dan jangan lupa belajar, sedikit-sedikit tetapi. Yang terpenting adalah pengembangan <em>soft skill</em>menurutnya. Itulah yang dibutuhkan di kehidupan nyata.</p>
<p>(Afiannisa Viersanova dan Alifiani Nabilah Putranti, Padmanaba69)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/danto-entrepreneur-muda-dan-berbakat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ayo Ramaikan Futsal Hore Padmanaba!</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/ayo-ramaikan-futsal-hore-padmanaba/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/ayo-ramaikan-futsal-hore-padmanaba/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2012 15:19:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Padmanaba Network</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=6254</guid>
		<description><![CDATA[Futsal? Ah sudah biasa.. Tapi bagamana jadinya kalo futsal rame-rame bareng alumni serta kawan-kawan lama semasa berjuang di Padmanaba dulu? Futsal hore alumni Padmanaba adalah jawaban bagi mereka yang ingin terus memupuk kebersamaan dan menjalin silaturahmi dengan teman lama. Ritual rutin setiap Jumat malam di Djuragan Futsal Pogung ini menjadi media yang cocok untuk melampiaskan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2012/01/MG_7429.jpg"><img class="wp-image-6255 aligncenter" title="Futsal Hore Padmanaba!" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2012/01/MG_7429-1024x682.jpg" alt="" width="589" height="394" /></a></p>
<p>Futsal? Ah sudah biasa.. Tapi bagamana jadinya kalo futsal rame-rame bareng alumni serta kawan-kawan lama semasa berjuang di Padmanaba dulu? Futsal hore alumni Padmanaba adalah jawaban bagi mereka yang ingin terus memupuk kebersamaan dan menjalin silaturahmi dengan teman lama. Ritual rutin setiap Jumat malam di Djuragan Futsal Pogung ini menjadi media yang cocok untuk melampiaskan kejenuhan setelah menjalani rutinitas sehari-hari seperti kuliah, kerja, dan kegiatan lain.</p>
<p>Kegiatan ini berawal dari obrolan para alumni yang dipertemukan pada Posko Merapi 2010. Mereka yang memiliki kecintaan yang sama akan futsal akhirnya mengadakan futsal alumni untuk pertama kalinya di <em>Pele</em>. Kegiatan ini ternyata direspon positif oleh berbagai alumni lainnya. Untuk menindaklanjutinya pun sempat dibentuk penanggung jawab per angkatan untuk mengkoordinir masing-masing angkatan. Namun, karena berbagai hal, koordinasinya kurang berjalan lancar. Barulah pada Januari 2011, futsal alumni kembali berjalan. Kali itu dengan nama dan tempat yang baru. Futsal alumni kembali dengan nama &#8220;Futsal Hore Padmanaba&#8221; dan bertempat di <em>Djuragan Futsal, Pogung </em>sampai sekarang.</p>
<p>Tiap minggunya jumlah peserta selalu bertambah. Puncaknya ketika musim liburan tiba, kembalinya alumni dalam perantauan ke Jogja semakin menambah ramainya suasana yang berimbas pada penambahan durasi penyewaan lapangan hingga minimal tiga jam. Namun sayang, kini animo dari para alumni pada kegiatan positif yang sudah berjalan hampir dua tahun ini justru mulai berkurang.</p>
<p>Edo Azhara, salah seorang alumni Padmanaba 64, mengatakan bahwa jumlah alumni yang datang semakin menurun seiring kian padatnya jadwal kuliah, praktikum, maupun ujian yang telah menanti di hari Sabtu. Kadang kala teman-teman baru ramai berdatangan ketika mendapat kabar bahwa mereka tidak perlu mengeluarkan sepeserpun iuran untuk menyewa lapangan. Maklum, telah menjadi peraturan tidak tertulis bahwa alumni yang sedang berulang tahun berkewajiban mentraktir penyelenggaraan kegiatan ini. Hal tersebut memaksa berubahnya konsep pengelolaan futsal hore alumni Padmanaba yang telah teratur sejak awal. Dahulu kegiatan ini dikelola secara bergilir, tiap minggu menjadi tanggung jawab tiap angkatan secara bergantian. Kini aplikasinya menjadi berbeda mengingat tidak menentunya jumlah peserta yang datang.</p>
<p>Tak nyaman rasanya mengetahui salah satu ajang refreshing sekaligus berkumpulnya alumni Padmanaba yang dikenal memiliki jejaring kuat justru tampak mengendur. Untuk itu, mari kita hidupkan kembali futsal hore alumni Padmanaba dengan turut berpartisipasi. Bagi teman-teman alumni yang ingin mendapatkan informasi selengkapnya dapat menghubungi Saudara Edo (085643459559) atau Saudara Arasy (08562554545).</p>
<p>“Sudah difasilitasi tempat secara rutin dengan tarif murah. Kalau gak pengen bubar, datanglah! Gak cuma alumni. Angkatan 67, 68, atau 69 nek pengen melu yo monggo!”, ungkap Edo. (Buncit/Anin)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/ayo-ramaikan-futsal-hore-padmanaba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>(Galeri) Kumpul Neng Sekolahan Reuni Angkatan 1981 &#8220;Lulus&#8221;</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Oct 2011 10:33:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudytik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Padmanaba]]></category>
		<category><![CDATA[1981]]></category>
		<category><![CDATA[alumni]]></category>
		<category><![CDATA[angkatan]]></category>
		<category><![CDATA[kangen]]></category>
		<category><![CDATA[kumpul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=5938</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2072/' title='IMG_2072'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2072-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2072" title="IMG_2072" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2070/' title='IMG_2070'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2070-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2070" title="IMG_2070" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2068/' title='IMG_2068'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2068-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2068" title="IMG_2068" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2066/' title='IMG_2066'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2066-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2066" title="IMG_2066" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2058/' title='IMG_2058'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2058-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2058" title="IMG_2058" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2056/' title='IMG_2056'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2056-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2056" title="IMG_2056" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2054/' title='IMG_2054'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2054-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2054" title="IMG_2054" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2051/' title='IMG_2051'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2051-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2051" title="IMG_2051" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2047/' title='IMG_2047'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2047-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2047" title="IMG_2047" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2045/' title='IMG_2045'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2045-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2045" title="IMG_2045" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2044/' title='IMG_2044'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2044-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2044" title="IMG_2044" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2043/' title='IMG_2043'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2043-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2043" title="IMG_2043" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2039/' title='IMG_2039'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2039-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2039" title="IMG_2039" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2035/' title='IMG_2035'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2035-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2035" title="IMG_2035" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2031/' title='IMG_2031'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2031-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2031" title="IMG_2031" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2030/' title='IMG_2030'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2030-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2030" title="IMG_2030" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2028/' title='IMG_2028'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2028-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2028" title="IMG_2028" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2025/' title='IMG_2025'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2025-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2025" title="IMG_2025" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2024/' title='IMG_2024'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2024-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2024" title="IMG_2024" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2015/' title='IMG_2015'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2015-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2015" title="IMG_2015" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2014/' title='IMG_2014'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2014-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2014" title="IMG_2014" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2012/' title='IMG_2012'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2012-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2012" title="IMG_2012" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2003/' title='IMG_2003'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2003-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2003" title="IMG_2003" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2002/' title='IMG_2002'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2002-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2002" title="IMG_2002" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_2000/' title='IMG_2000'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_2000-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_2000" title="IMG_2000" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1998/' title='IMG_1998'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1998-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1998" title="IMG_1998" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1996/' title='IMG_1996'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1996-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1996" title="IMG_1996" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1994/' title='IMG_1994'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1994-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1994" title="IMG_1994" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1992/' title='IMG_1992'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1992-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1992" title="IMG_1992" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1988/' title='IMG_1988'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1988-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1988" title="IMG_1988" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1982/' title='IMG_1982'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1982-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1982" title="IMG_1982" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1979/' title='IMG_1979'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1979-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1979" title="IMG_1979" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1978/' title='IMG_1978'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1978-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1978" title="IMG_1978" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1977/' title='IMG_1977'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1977-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1977" title="IMG_1977" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1974/' title='IMG_1974'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1974-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1974" title="IMG_1974" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1971/' title='IMG_1971'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1971-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1971" title="IMG_1971" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1964/' title='IMG_1964'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1964-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1964" title="IMG_1964" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1956/' title='IMG_1956'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1956-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1956" title="IMG_1956" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1946/' title='IMG_1946'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1946-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1946" title="IMG_1946" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1944/' title='IMG_1944'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1944-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1944" title="IMG_1944" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1941/' title='IMG_1941'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1941-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1941" title="IMG_1941" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1940/' title='IMG_1940'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1940-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1940" title="IMG_1940" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1938/' title='IMG_1938'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1938-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1938" title="IMG_1938" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1930/' title='IMG_1930'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1930-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1930" title="IMG_1930" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1924/' title='IMG_1924'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1924-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1924" title="IMG_1924" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1923/' title='IMG_1923'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1923-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1923" title="IMG_1923" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1922/' title='IMG_1922'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1922-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1922" title="IMG_1922" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1921/' title='IMG_1921'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1921-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1921" title="IMG_1921" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1920/' title='IMG_1920'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1920-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1920" title="IMG_1920" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1916/' title='IMG_1916'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1916-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1916" title="IMG_1916" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1913/' title='IMG_1913'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1913-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1913" title="IMG_1913" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1912/' title='IMG_1912'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1912-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1912" title="IMG_1912" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1911/' title='IMG_1911'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1911-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1911" title="IMG_1911" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1910/' title='IMG_1910'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1910-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1910" title="IMG_1910" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1909/' title='IMG_1909'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1909-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1909" title="IMG_1909" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1908/' title='IMG_1908'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1908-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1908" title="IMG_1908" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1907/' title='IMG_1907'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1907-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1907" title="IMG_1907" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1906/' title='IMG_1906'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1906-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1906" title="IMG_1906" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1905/' title='IMG_1905'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1905-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1905" title="IMG_1905" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1904/' title='IMG_1904'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1904-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1904" title="IMG_1904" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1903/' title='IMG_1903'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1903-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1903" title="IMG_1903" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1902/' title='IMG_1902'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1902-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1902" title="IMG_1902" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1901/' title='IMG_1901'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1901-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1901" title="IMG_1901" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1899/' title='IMG_1899'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1899-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1899" title="IMG_1899" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1898/' title='IMG_1898'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1898-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1898" title="IMG_1898" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1897/' title='IMG_1897'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1897-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1897" title="IMG_1897" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1896/' title='IMG_1896'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1896-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1896" title="IMG_1896" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1895/' title='IMG_1895'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1895-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1895" title="IMG_1895" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1894/' title='IMG_1894'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1894-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1894" title="IMG_1894" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1893/' title='IMG_1893'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1893-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1893" title="IMG_1893" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1892/' title='IMG_1892'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1892-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1892" title="IMG_1892" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1891/' title='IMG_1891'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1891-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1891" title="IMG_1891" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1889/' title='IMG_1889'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1889-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1889" title="IMG_1889" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1886/' title='IMG_1886'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1886-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1886" title="IMG_1886" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1884/' title='IMG_1884'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1884-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1884" title="IMG_1884" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1883/' title='IMG_1883'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1883-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1883" title="IMG_1883" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1881/' title='IMG_1881'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1881-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1881" title="IMG_1881" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1880/' title='IMG_1880'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1880-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1880" title="IMG_1880" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1879/' title='IMG_1879'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1879-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1879" title="IMG_1879" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1878/' title='IMG_1878'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1878-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1878" title="IMG_1878" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1877/' title='IMG_1877'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1877-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1877" title="IMG_1877" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1876/' title='IMG_1876'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1876-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1876" title="IMG_1876" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1872/' title='IMG_1872'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1872-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1872" title="IMG_1872" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1870/' title='IMG_1870'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1870-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1870" title="IMG_1870" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1866/' title='IMG_1866'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1866-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1866" title="IMG_1866" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1862/' title='IMG_1862'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1862-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1862" title="IMG_1862" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1859/' title='IMG_1859'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1859-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1859" title="IMG_1859" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1853/' title='IMG_1853'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1853-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1853" title="IMG_1853" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1849/' title='IMG_1849'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1849-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1849" title="IMG_1849" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1848/' title='IMG_1848'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1848-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1848" title="IMG_1848" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1842/' title='IMG_1842'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1842-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1842" title="IMG_1842" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1838/' title='IMG_1838'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1838-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1838" title="IMG_1838" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1835/' title='IMG_1835'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1835-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1835" title="IMG_1835" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1830/' title='IMG_1830'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1830-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1830" title="IMG_1830" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1829/' title='IMG_1829'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1829-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1829" title="IMG_1829" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1828/' title='IMG_1828'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1828-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1828" title="IMG_1828" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1825/' title='IMG_1825'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1825-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1825" title="IMG_1825" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1823/' title='IMG_1823'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1823-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1823" title="IMG_1823" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1819/' title='IMG_1819'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1819-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1819" title="IMG_1819" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1817/' title='IMG_1817'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1817-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1817" title="IMG_1817" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1815/' title='IMG_1815'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1815-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1815" title="IMG_1815" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1814/' title='IMG_1814'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1814-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1814" title="IMG_1814" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1813/' title='IMG_1813'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1813-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1813" title="IMG_1813" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1809/' title='IMG_1809'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1809-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1809" title="IMG_1809" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1804/' title='IMG_1804'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1804-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1804" title="IMG_1804" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1802/' title='IMG_1802'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1802-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1802" title="IMG_1802" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1789/' title='IMG_1789'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1789-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1789" title="IMG_1789" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1786/' title='IMG_1786'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1786-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1786" title="IMG_1786" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1782/' title='IMG_1782'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1782-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1782" title="IMG_1782" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1772/' title='IMG_1772'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1772-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1772" title="IMG_1772" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1766/' title='IMG_1766'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1766-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1766" title="IMG_1766" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1757/' title='IMG_1757'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1757-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1757" title="IMG_1757" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1756/' title='IMG_1756'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1756-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1756" title="IMG_1756" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1752/' title='IMG_1752'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1752-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1752" title="IMG_1752" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1745/' title='IMG_1745'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1745-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1745" title="IMG_1745" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1743/' title='IMG_1743'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1743-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1743" title="IMG_1743" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1737/' title='IMG_1737'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1737-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1737" title="IMG_1737" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1735/' title='IMG_1735'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1735-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1735" title="IMG_1735" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1734/' title='IMG_1734'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1734-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1734" title="IMG_1734" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1732/' title='IMG_1732'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1732-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1732" title="IMG_1732" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1730/' title='IMG_1730'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1730-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1730" title="IMG_1730" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1727/' title='IMG_1727'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1727-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1727" title="IMG_1727" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1723/' title='IMG_1723'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1723-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1723" title="IMG_1723" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1719/' title='IMG_1719'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1719-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1719" title="IMG_1719" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1716/' title='IMG_1716'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1716-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1716" title="IMG_1716" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1713/' title='IMG_1713'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1713-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1713" title="IMG_1713" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1712/' title='IMG_1712'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1712-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1712" title="IMG_1712" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1710/' title='IMG_1710'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1710-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1710" title="IMG_1710" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1709/' title='IMG_1709'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1709-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1709" title="IMG_1709" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1703/' title='IMG_1703'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1703-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1703" title="IMG_1703" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1699/' title='IMG_1699'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1699-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1699" title="IMG_1699" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1697/' title='IMG_1697'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1697-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1697" title="IMG_1697" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1694/' title='IMG_1694'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1694-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1694" title="IMG_1694" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1691/' title='IMG_1691'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1691-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1691" title="IMG_1691" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/img_1690/' title='IMG_1690'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/IMG_1690-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG_1690" title="IMG_1690" /></a>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/galeri-kumpul-neng-sekolahan-reuni-angkatan-1981-lulus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dasron Hamid : Rektor UMY Sejak Berdiri Hingga Kini</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/dasron-hamid-rektor-umy-sejak-berdiri-hingga-kini/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/dasron-hamid-rektor-umy-sejak-berdiri-hingga-kini/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Oct 2011 07:29:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Padmanaba Network</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Khusus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=5886</guid>
		<description><![CDATA[Sosoknya sangatlah ramah dan santai. Sambil menikmati hidangan makan siang Syawalan Padmanaba 18 September lalu, Dasron Hamid (Padmanaba 15-masuk tahun 1957) menceritakan lika-liku kehidupan mudanya. Mulai dari keluarga, pergaulan, sampai kenakalan. Dasron Hamid  SMA bukanlah sosok siswa yang alim dan selalu taat pada peraturan. Ia termasuk aktif dalam kegiatan siswa, salah satunya bidang kesejahteraan sekolah. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/DSCN7936.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-5887" title="Darson Hamid" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/10/DSCN7936.jpg" alt="Darson Hamid" width="490" height="367" /></a></p>
<p>Sosoknya sangatlah ramah dan santai. Sambil menikmati hidangan makan siang Syawalan Padmanaba 18 September lalu, Dasron Hamid (Padmanaba 15-masuk tahun 1957) menceritakan lika-liku kehidupan mudanya. Mulai dari keluarga, pergaulan, sampai kenakalan.</p>
<p>Dasron Hamid  SMA bukanlah sosok siswa yang alim dan selalu taat pada peraturan. Ia termasuk aktif dalam kegiatan siswa, salah satunya bidang kesejahteraan sekolah. Ulah khas anak muda pun tak jarang ia lakukan, bahkan hingga berujung pada kejar-kejaran dengan guru dan kepala sekolah. “Hidup itu harus berpegang pada falsafah tarik ulur layang-layang. Ada saatnya kita harus bekerja keras, ada saatnya juga kita bermain.” nasihat bapak yang tinggal di Kauman ini.</p>
<p>Kehidupan Dasron Hamid setelah meninggalkan masa putih abu-abu pun berliku. Keinginannya untuk belajar di Akakademi Angkatan Udara (AAU) tidak disetujui oleh orangtuanya. Sementara keinginannya untuk menekuni bidang kedokteran pun tak tercapai karena bidang tersebut menuntut waktu belajar yang lama. Akhirnya, Pertanian UGM bidang Mesin (sekarang Tehnik Pertanian) yang menjadi pilihan terbaiknya. Setelah lulus dan meneruskan S2nya di Australia (1978-1980), Dasron Hamid mengabdikan dirinya sebagai dosen.</p>
<p>Tahun 1981, Dasron Hamid mendirikan Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY) bersama Amien Rais dan teman-teman lainnya. Perkembangan kariernya sangatlah mengagumkan terutama sejak menjabat sebagai rektor pada tahun 1986 sampai 1997. Sempat digantikan oleh Khoiruddin Basyori, pada tahun 2008 beliau kembali dipercaya menjadi rektor hingga 2012 nanti.</p>
<p>Dasron Hamid berharap agar Paguyuban Padmanaba semakin kompak dan mendapat wajah-wajah baru di setiap pertemuannya. Ia juga berharap akan Padmanaba semakin berkontribusi pada Indonesia, terutama bidang pendidikan yang diwujudkan dengan pemberian beasiswa pada masyarakat yang kurang mampu. “Padmanaba mengajarkan banyak hal mengenai kebebasan bergaul, bermain, dan belajar pada saya. Sekolah bukanlah tempat untuk diri kita sendiri, melainkan tempat dimana kita harus saling melengkapi. Kita harus selalu bekerjasama asalkan tahu tempat dan waktu” tuturnya mengakhiri pembicaraan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Anin-Bob.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/dasron-hamid-rektor-umy-sejak-berdiri-hingga-kini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yoga Rossi Widya Utama ; Alumni SMA 3 Presentasikan Penelitiannya di Eropa</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/yoga-rossi-widya-utama-alumni-sma-3-presentasikan-penelitiannya-di-eropa/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/yoga-rossi-widya-utama-alumni-sma-3-presentasikan-penelitiannya-di-eropa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2011 21:54:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Padmanaba Network</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=5579</guid>
		<description><![CDATA[Yoga Rossi Widya Utama (Padmanaba 62) dan Erlangga Prasamya, keduanya merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) yang saat ini sedang menjalani Rotasi Klinik, baru-baru ini mempresentasikan hasil penelitian mereka pada acara European Student Confrence (ESC) di  kota Berlin, Jerman.  ESC mengambil tempat di Charite Universitatmedizin Berlin pada 21-24 September 2011. Mereka berkesempatan mempresentasikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/09/SAM_14911.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-5583" title="SAM_1491" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/09/SAM_14911.jpg" alt="" width="414" height="311" /></a></p>
<p>Yoga Rossi Widya Utama (Padmanaba 62) dan Erlangga Prasamya, keduanya merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) yang saat ini sedang menjalani Rotasi Klinik, baru-baru ini mempresentasikan hasil penelitian mereka pada acara European Student Confrence (ESC) di  kota Berlin, Jerman.  ESC mengambil tempat di Charite Universitatmedizin Berlin pada 21-24 September 2011.</p>
<p>Mereka berkesempatan mempresentasikan penelitian yang telah dilakukan bersama tim dan dosen di Indonesia setelah melalui proses seleksi yang ketat dan bersaing dengan lebih dari 60 negara,</p>
<p><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/09/DSC07958.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-5580" title="DSC07958" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/09/DSC07958-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/09/IMG_01321.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-5582" title="IMG_0132" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/09/IMG_01321.jpg" alt="" width="318" height="239" /></a></p>
<p>Penelitian Erlangga berjudul &#8220;Effect<em> of Noni (Morinda citrifolia L.) water extract on Frequency of Macrophages Expressing COX-2 Enzymes on CFA(Complete Freund Adjuvant) Induced Rattus Novergicus &#8220;</em>. Penelitian di bidang farmakologi ini membahas pengobatan tradisional buah mengkudu pada penyakit reumatoid artritis dengan model tikus. Penelitian ini dibimbing oleh dr. Setyo Purwono, M.Kes, Sp.Pd dan dr. Ahmad Ghozali, Sp.PA (K) D.Med.Sc.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/09/IMG_01011.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-5581" title="IMG_0101" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/09/IMG_01011.jpg" alt="" width="442" height="332" /></a></p>
<p>Rossi mempresentasikan penelitiannya yang berjudul &#8220;<em>Acute Phase Histocompatibility Test of Gypsum-Carbonate Apatite Mixture in Rat&#8217;s Soft Tissue</em>&#8220;. Penelitian dibidang histologi ini membahas bagaimana respon tubuh terhadap bahan substitusi tulang yang berasal dari campuran gipsum-karbonat apatit. Penelitian ini dibimbing oleh dr. Rina Susilowati, Ph.D., dan drg. Ika Dewi Ana, Ph.D.</p>
<p>ESC sendiri merupakan salah satu konferensi biomedis terbesar di dunia yang diselenggarakan setiap tahun dan membahas seputar perkembangan ilmu dan teknologi kesehatan di seluruh  dunia. Pesertanya beragam, mulai dari ilmuwan, mahasiswa, kandidat doktor, mahasiwa pasca sarjana, dokter, perawat, dan profesi lain yang berkaitan dengan penelitian di bidang kesehatan.</p>
<p>Pada tahun ini, ESC megusung tema &#8220;<em>Perspectives and Challenges in Regenerative Medicine</em>&#8220;. Sesuai dengan temanya, ESC mengundang beberapa pakar di bidang pengobatan regeneratif. Diantaranya ada Paula M. Cannon, Ph.D., yang merupakan salah satu ilmuwan pertama yang berhasil mengimunisasi tikus melawan HIV dan Dr. Gero Hutter yang berhasil menyembuhkan pasien pengidap HIV. Selain itu, hadir pula Assoc. Prof. Shoichiro Sumi, Ph.D., yang telah berhasil membuat organ pankreas buatan untuk menyembuhkan Diabetes Mellitus pada tikus. Berikutnya ada juga Prof. Wolfram Hubertus Zimmermann yang telah berhasil membuat sel jantung yang berfungsi dari <em>stem cell.</em></p>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p>Kegiatan workshop dan kegiatan sosial yang diselenggarakan di sela-sela konferensi juga sangat menarik. Mulai  dari menyaksikan opreasi prostatektomi dengan metode Da Vinci (operasi dengan bantuan robot yang memungkinkan invasi minimal pada pasien), menyaksikan operasi <em>neurosurgery, </em>penjahitan dan pembedahan, pelatihan kepemimpinan dan manajemen waktu, hingga <em>funbike</em> mengelilingi kota Berlin.</p>
<p>Keduanya mengakui bahwa banyak manfaat yang didapatkan dalam keikitsertaan di ESC kali ini, diantaranya dapat menyebar luaskan penelitian yang telah dilakukan, berlatih mempublikasikan jurnal ilmiah pada <em>event</em> internasional, mendapatkan ilmu dan teknologi terbaru didunia kesehatan dan turut memacu kegiatan penelitian oleh mahasiswa Indonesia khususnya kedokteran. Keduanya berharap mudah-mudahan semakin banyak ilmuwan muda Indonesia yang terdorong untuk mempublikasikan &amp; mempresentasikanb penelitiannya di kancah internasional.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/yoga-rossi-widya-utama-alumni-sma-3-presentasikan-penelitiannya-di-eropa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Persembahan KuPad Bandung untuk Padmanaba</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/persembahan-kupad-bandung-untuk-padmanaba/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/persembahan-kupad-bandung-untuk-padmanaba/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Sep 2011 18:58:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Padmanaba Bandung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[KuPad Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[PPHP 69]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=5137</guid>
		<description><![CDATA[Seperti kita semua tahu bahwa tanggal 19 September merupakan sebuah tanggal yang &#8220;keramat&#8221; bagi keluarga besar Padmanaba. Pada tanggal ini 69 tahun yang lalu  dibentuklah Ikatan Alumni Padmanaba. Sebuah momen berbahagia yang memiliki cerita khusus di masing-masing pribadi keluarga Padmanaba. Dalam rangka memperingati momen ini,  Ikatan Alumni Padamanaba Bandung atau yang lebih sering disebut Suku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/09/KOLASE-copy_UPLOAD-1024x7271.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-5251" title="Suku Padmanaba" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/09/KOLASE-copy_UPLOAD-1024x7271.jpg" alt="Suku Padmanaba" width="614" height="436" /></a></p>
<p>Seperti kita semua tahu bahwa tanggal 19 September merupakan sebuah tanggal yang &#8220;<em>keramat</em>&#8221; bagi keluarga besar Padmanaba. Pada tanggal ini 69 tahun yang lalu  dibentuklah Ikatan Alumni Padmanaba. Sebuah momen berbahagia yang memiliki cerita khusus di masing-masing pribadi keluarga Padmanaba.</p>
<p>Dalam rangka memperingati momen ini,  Ikatan Alumni Padamanaba Bandung atau yang lebih sering disebut Suku Padmanaba (KuPad) Bandung membuat sebuah persembahan kecil yang menggali kembali kenangan pribadi masing-masing anggota KuPad tentang kehidupan semasa SMA tertutama tentang semboyan &#8220;Bhakti Vidya&#8221;. Mungkin ini adalah kali pertama Bahkti Vidya dikumandangkan di Bumi Ganesha (ITB) yang terdokumentasi dan terpublikasikan sebagai sebuah wujud kegembiraan menyambut ulang tahun Padmanaba yang ke-69 ini.</p>
<p>Dirgahayu ke -69 Padmanaba</p>
<p><em>Bhakti Vidya Ksatria Tama, Tan Lalana Labet Tunggal Bangsa, Jaya! Jaya Padmanaba! Hidup Padmanaba!</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=UjSJfg83C58"><img src="http://img.youtube.com/vi/UjSJfg83C58/2.jpg"></a></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=UjSJfg83C58">Click here</a> to view the video on YouTube.</p>

<p><em>-Terima kasih banyak kepada Taruna Al Hadiid (Padmanaba 60)-<br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/persembahan-kupad-bandung-untuk-padmanaba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>VON BRAUN VAN JAVA : Novel Tehnologi Pertama Karya Warga Padmanaba</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/von-braun-van-java-novel-tehnologi-pertama-karya-warga-padmanaba/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/von-braun-van-java-novel-tehnologi-pertama-karya-warga-padmanaba/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Sep 2011 23:47:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Padmanaba Network</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[bakti vidya padmanaba]]></category>
		<category><![CDATA[cerita cinta padmanaba]]></category>
		<category><![CDATA[Mengakar Budaya Membangun Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[PADMANABA UNTUK INDONESIA]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi SMA 3 Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=4679</guid>
		<description><![CDATA[Novel yang berdasar pada true story ini, bercerita tentang 12 anak lulusan SMA yang diberi beasiswa oleh Menristek BJ Habibie untuk belajar ke luar negeri. Mereka diharapkan bisa menyamai prestasi yang dicapai Von Braun, seorang pakar peroketan Jerman-Amerika, yang berhasil menciptakan roket Saturn V untuk mendaratkan manusia di bulan. Oleh pemerintah Indonesia, 12 anak muda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/VON BRAUN VAN JAVA"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4680" title="VON BRAUN VAN JAVA" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/format-kecil-212x300.jpg" alt="VON BRAUN VAN JAVA" width="212" height="300" /></a></p>
<p>Novel yang berdasar pada true story ini, bercerita tentang 12 anak lulusan SMA yang diberi beasiswa oleh Menristek BJ Habibie untuk belajar ke luar negeri. Mereka diharapkan bisa menyamai prestasi yang dicapai Von Braun, seorang pakar peroketan Jerman-Amerika, yang berhasil menciptakan roket Saturn V untuk mendaratkan manusia di bulan. Oleh pemerintah Indonesia, 12 anak muda ini dituntut untuk menjadi Von Braun Van Java (VBVJ). Von Braun ala Indonesia.</p>
<p>Seperti anak-anak muda pada umumnya, gejolak cinta mengiringi kisah para VBVJ dalam perjalanannya menuntut ilmu di Eropa dan Amerika. Bagaimana Gugun yang patah hati bisa menemukan kekasih sejati di Paris? Dengan metoda apa Thoha yang relijius bisa menghindari pergaulan bebas di Essex? Berhasilkah Putu mendapatkan pacar di Manchester setelah membuat Tabel sifat-sifat wanita? Lalu mengapa Arya bisa terjerat cinta semu dengan gadis dari Zurich? Dan dengan strategi apa sehingga Fritz yang miskin bisa menjadi playboy di Florida?<br />
Setelah diwisuda dan pulang ke Indonesia, para VBVJ menemui banyak kendala, dari prasarana laboratorium yang tidak memadai sampai dengan gaji pegawai negeri yang minim. Ternyata membangun teknologi antariksa Indonesia tidak semudah seperti yang dibayangkan sebelumnya. Berhasilkah mereka mewujudkan cita-cita?</p>
<p>Inilah NOVEL TEKNOLOGI pertama yang mengupas tuntas sejarah peroketan dunia dan sekaligus perjalanan hidup para peneliti antariksa Indonesia. Buku ini tidak hanya memberikan informasi serius tentang teknologi peroketan, tapi juga cerita cinta yang lucu, mengharukan, sekaligus inspiratif.</p>
<p>Ini dia novel karya Aris Wahyudi warga Padmanaba Tahun 1983 (41) yang pekerjaannya sangat bervariasi, dimulai sebagai peneliti Radar di LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) sampai berwirausaha.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/von-braun-van-java-novel-tehnologi-pertama-karya-warga-padmanaba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemberian bingkisan lebaran dari Alumni th. 68-80 kepada PTT Padmanaba</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/pemberian-bingkisan-lebaran-dari-alumni-th-68-80-kepada-ptt-padmanaba/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/pemberian-bingkisan-lebaran-dari-alumni-th-68-80-kepada-ptt-padmanaba/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Aug 2011 07:23:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rudytik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Buka Bersama Siswa dan Guru Karyawan Padmanaba]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan 2011]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=4448</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka merayakan reuni akbar, alumni tahun 68-80 Padmanaba mengadakan serangkaian kegiatan di SMA N 3 Yogyakarta. Salah satunya adalah pemberian bingkisan lebaran kepada PTT (Pegawai Tidak Tetap) Padmanaba. Kegiatan ini adalah salah satu bentuk kepedulian alumni kepada PTT yang telah bekerja di SMA N 3 Yogyakarta sejak lama. Acara ini juga dihadiri oleh walikota [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/100_6290.jpg"><img class="aligncenter size-large wp-image-4460" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/100_6290-1024x764.jpg" alt="" width="614" height="458" /></a></p>
<p>Dalam rangka merayakan reuni akbar, alumni tahun 68-80 Padmanaba mengadakan serangkaian kegiatan di SMA N 3 Yogyakarta. Salah satunya adalah pemberian bingkisan lebaran kepada PTT (Pegawai Tidak Tetap) Padmanaba.</p>
<p>Kegiatan ini adalah salah satu bentuk kepedulian alumni kepada PTT yang telah bekerja di SMA N 3 Yogyakarta sejak lama. Acara ini juga dihadiri oleh walikota Yogyakarta Herry Zudianto yang merupakan Alumnus SMA N 3 Yogyakarta. Acara dimulai dari jam 09.00 pagi, para alumni berkumpul di aula kemudian menuju ke ruang Ava. Wakil kepala sekolah urusan Humas Susi Susilowati, S.Pd menerima kunjungan para alumni dan memberikan sambutan yang intinya sangat antusias dengan kegiatan tersebut.</p>
<p>Setelah pemberian bingkisan lebaran kepada PTT selesai dilakukan, para alumni beranjak ke lapangan tengah untuk melakukan sesi foto bersama di taman maupun di pohon karetan.</p>
<p>Selain itu, alumni th. 68-80 juga mengadakan reuni dan syawalan yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 02 September 2011 di rumah dinas walikota Yogyakarta pada jam 18.30 &#8211; 23.00 WIB yang akan dihadiri oleh 400 alumni.</p>

<a href='http://padmanaba.or.id/pemberian-bingkisan-lebaran-dari-alumni-th-68-80-kepada-ptt-padmanaba/2011-08-20-11-07-15/' title='2011-08-20 11.07.15'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/2011-08-20-11.07.15-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="2011-08-20 11.07.15" title="2011-08-20 11.07.15" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/pemberian-bingkisan-lebaran-dari-alumni-th-68-80-kepada-ptt-padmanaba/100_6290/' title='100_6290'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/100_6290-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="100_6290" title="100_6290" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/pemberian-bingkisan-lebaran-dari-alumni-th-68-80-kepada-ptt-padmanaba/100_6289/' title='100_6289'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/100_6289-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="100_6289" title="100_6289" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/pemberian-bingkisan-lebaran-dari-alumni-th-68-80-kepada-ptt-padmanaba/100_6284/' title='100_6284'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/100_6284-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="100_6284" title="100_6284" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/pemberian-bingkisan-lebaran-dari-alumni-th-68-80-kepada-ptt-padmanaba/100_6283/' title='100_6283'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/100_6283-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="100_6283" title="100_6283" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/pemberian-bingkisan-lebaran-dari-alumni-th-68-80-kepada-ptt-padmanaba/100_6282/' title='100_6282'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/100_6282-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="100_6282" title="100_6282" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/pemberian-bingkisan-lebaran-dari-alumni-th-68-80-kepada-ptt-padmanaba/100_6281/' title='100_6281'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/100_6281-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="100_6281" title="100_6281" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/pemberian-bingkisan-lebaran-dari-alumni-th-68-80-kepada-ptt-padmanaba/100_6279/' title='100_6279'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/100_6279-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="100_6279" title="100_6279" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/pemberian-bingkisan-lebaran-dari-alumni-th-68-80-kepada-ptt-padmanaba/100_6278/' title='100_6278'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/100_6278-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="100_6278" title="100_6278" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/pemberian-bingkisan-lebaran-dari-alumni-th-68-80-kepada-ptt-padmanaba/100_6276/' title='100_6276'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/100_6276-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="100_6276" title="100_6276" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/pemberian-bingkisan-lebaran-dari-alumni-th-68-80-kepada-ptt-padmanaba/100_6274/' title='100_6274'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/100_6274-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="100_6274" title="100_6274" /></a>
<a href='http://padmanaba.or.id/pemberian-bingkisan-lebaran-dari-alumni-th-68-80-kepada-ptt-padmanaba/100_6273/' title='100_6273'><img width="150" height="150" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/100_6273-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="100_6273" title="100_6273" /></a>

<p>Rudy Tik</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/pemberian-bingkisan-lebaran-dari-alumni-th-68-80-kepada-ptt-padmanaba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>6 kisah kepahlawanan JANTAN masa kini di Indonesia</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/6-kisah-kepahlawanan-jantan-masa-kini-di-indonesia/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/6-kisah-kepahlawanan-jantan-masa-kini-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Aug 2011 18:03:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Padmanaba Network</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Padmanaba]]></category>
		<category><![CDATA[Mengakar Budaya Membangun Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[PADMANABA UNTUK INDONESIA]]></category>
		<category><![CDATA[Padmanaba59]]></category>
		<category><![CDATA[ReBlog]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[teratai merah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=4213</guid>
		<description><![CDATA[Oleh TRASHtrowijoyo pada 01-08-2011 Di tengah2 situasi yang cukup ruwet sekarang ini, kita sering mendengar berita buruk tentang Indonesia yang membuat kita miris dengan keadaan bangsa. Maka saya mencoba mencari manusia2 Indonesia yang pemberani dan idealis yang dapat dibilang pahlawan modern di situasi yang carut marut ini. And surprisingly I found some good stories. Beberapa di antaranya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh <a title="Posts by TRASHtrowijoyo" rel="author" href="http://theposkamling.com/author/trashtrowijoyo/">TRASHtrowijoyo</a> pada 01-08-2011</p>
<p>Di tengah2 situasi yang cukup ruwet sekarang ini, kita sering mendengar berita buruk tentang Indonesia yang membuat kita miris dengan keadaan bangsa. Maka saya mencoba mencari manusia2 Indonesia yang pemberani dan idealis yang dapat dibilang pahlawan modern di situasi yang carut marut ini. <em>And surprisingly I found some good stories</em>. Beberapa di antaranya tidak terbayang dan sebelumnya hanya ada di dongeng atau komik atau cerita stensilan. Mari kita mulai dari:</p>
<h2><strong>1. </strong><strong>Relawan gunung meletus yang super berani (<em>and super strong</em>)</strong></h2>
<p>Masih ingat letusan gunung<strong> merapi</strong> di jogja kemarin? Berita nasional yang menghebohkan Indonesia karena ada beberapa juru kunci (penjaga spiritual Merapi) yang tindak tanduknya diberitakan secara dramatis demi oplah koran dan rating televisi? Saat media massa bermasturbasi bergembira ria meliput kesengsaraan warga?</p>
<div id="attachment_4215" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/merapi2.jpg"><img class="size-full wp-image-4215" title="merapi2" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/merapi2.jpg" alt="" width="500" height="306" /></a><p class="wp-caption-text">cepat ambil gambarnya Bang!!! Rating kita naik ini dalam semalam! HORAS!!!!</p></div>
<p><em>Well</em> semua pasti masih ingat cerita tentang <a href="http://thephenomena.wordpress.com/2010/10/27/kejadian-aneh-aneh-sebelum-mbah-marijan-meninggal/">gugurnya Mbah Marijan</a> dan <a href="http://regional.kompas.com/read/2010/10/29/20015867/Lima.Al.Quran.Tiba-tiba.Muncul.di.Kamar">selamatnya Mbah Ponimin</a> yang penuh dengan cerita2 mistis dan supranatural yang bombastis yg menjadi makanan empuk media massa. Cerita di bawah ini adalah seputar selamatnya Mbah Ponimin, namun tanpa mistisisme, dan tidak tentang Mbah Ponimin, melainkan tentang orang ini</p>
<p><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4218" title="pahlawanindo-3" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-3.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p><strong>Pandu Bayu Nugraha</strong> adalah seorang pemuda berusia 20 tahun dari Wonogondang, Kaliurang. Begitu berita tentang Merapi meletus mulai tersebar, pemuda jantan ini langsung mendaftar menjadi relawan, bahkan dia adalah salah 1 relawan pertama Merapi walaupun menurut KUHP usianya masih belum dapat disebut “dewasa”.</p>
<p>Saat awan panas ganas menyembur hari Selasa 26 November 2010, dia mendengar bahwa juru kunci Ponimin masih berada di rumahnya karena sebelumnya menolak dievakuasi (trend juru kunci merapi kayaknya). Di tengah2 situasi panik, kalut, dan berbahaya, dia memutuskan tetap akan mencoba memaksa evakuasi hanya karena ingin menyelamatkan orang, dengan penuh kesadaran bahwa dia <strong>mungkin akan gugur</strong> kalau salah melangkah, dan bahwa akan <strong>sulit memaksa si juru kunci turun</strong>.</p>
<p>Dia memacu motornya ke atas membawa oksigen di tengah hawa panas dan jalanan yang membara. Untuk membuat keadaan semakin tengik<em>, </em><strong>sepeda motornya terperosok dan terperangkap di jalanan yang meleleh, termasuk tangki oksigennya</strong>. Entah bagaimana caranya dia dapat mencapai rumah Ponimin, <em>we like to think he flew there, but that would be more mysticism</em>.</p>
<p>Di sana dia menemukan keluarga yang berlindung di dalam rumah bersama 2 relawan lain yang terperangkap, dan membujuk mereka keluar dan akhirnya berhasil. Namun jalanan panas dan ban mobil yang kebetulan ada di situ meletus. Pandu dkk berinisiatif menggunakan <strong>helm, bantal dan sajadah</strong> sebagai pijakan di jalan yang membara. <em>I think it would still be extremely hot to walk on, but he balls out and forced everybody to evacuate</em>.</p>
<p>Keadaan menjadi lebih tengik lagi ketika<em> (still can be worse</em>???) istri Ponimin tidak dalam kondisi yang memungkinkan untuk berjalan di tanah yang membara, <a href="http://gugling.com/pandu-bayu-si-penyelamat-ponimin-bisa-menyelamatkan-itu-paling-penting.html">maka Pandu <strong>menggendongnya</strong></a>. <em>Holyshit. </em>Membawa seorang manusia dewasa di tanah membara. Mungkin dia sekuat ini:</p>
<div id="attachment_4221" class="wp-caption aligncenter" style="width: 522px"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-7.jpg"><img class="size-full wp-image-4221" title="pahlawanindo-7" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-7.jpg" alt="" width="512" height="384" /></a><p class="wp-caption-text">Aduh maaf, mistis lagi jadinya</p></div>
<p>Setelah berjalan selama <em>freakin’ mothafucka</em> 1 jam (<em>yes <strong>1 hour of carrying a woman on a scorched land</strong></em>), mereka akhirnya menemukan ada mobil SAR yang cukup berani naik ke arah sana, dan dari sana mereka dibawa ke tempat aman. Saat itu Pandu baru mengetahui kalau <strong>sepatu boot nya sudah meleleh</strong> dan <strong>sebagian kakinya juga meleleh dan melepuh</strong>. JANTAN.</p>
<p>Setelah selamat, Ponimin dan keluarga mulai bercerita <a href="http://indonesia.faithfreedom.org/forum/kisah-ajaib-ponimin-selamat-dari-awan-panas-merapi-t41451/">macam2 hal mistis yang diklaim terjadi</a> saat usaha menyelamatkan diri, <em>from which gained media and nationwide attention and make him the new superstar</em>. Pandu hanya sesekali diwawancara dan seperti tidak tertarik mencari popularitas dan hanya keluar di sejumlah artikel.</p>
<p>Bagi saya Anda adalah pahlawan sejati, membuat saya percaya bahwa masih banyak orang baik di Indonesia.<em> Thank you Pandu</em>.</p>
<h2><strong>2</strong><strong>. </strong><strong>Kakek Tangguh Bertenaga Super</strong></h2>
<p><strong> </strong></p>
<p>Pernah dilempar batu? Maksud saya, secara serius dilempar batu besar yang dilempar sekuat tenaga dengan penuh kemarahan? Di jaman modern ini? Dan yang melempar seorang kakek2 berusia 60 tahun?</p>
<p>Kalau pernah, berarti Anda senasib dengan kawanan perampok yang sial bertemu dengan <strong>Muhadi</strong>.</p>
<p>Muhadi adalah anggota Pokdar Kamtibmas (Kelompok Sadar Keamanan Ketertiban Masyarakat) dan mungkin sekaligus anggota <em>League of Extraordinary Gentlemen</em>menggantikan si kakek Sean Connery yang mati tertembak.</p>
<div id="attachment_4220" class="wp-caption aligncenter" style="width: 590px"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-6.jpg"><img class="size-full wp-image-4220" title="pahlawanindo-6" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-6.jpg" alt="" width="580" height="387" /></a><p class="wp-caption-text">Yah paling tidak segila dia</p></div>
<p>Kawanan perampok tersebut awalnya akan merampok Pom Bensin Ujung  Menteng, Jl. Sultan Agung, Bekasi. Uang yang diincar tidak tanggung2  berjumlah 450juta. Kawanan ini <strong>bersenjata tajam</strong> dan tengah mengayunkan senjata tajam ke Mari Muhammad, karyawan yang menjaga pom bensin.</p>
<p>Muhadi yang ada di situ melihatnya. Melihat tindak kejahatan, naluri pahlawannya beraksi dan tanpa mencari bantuan, <strong>tanpa senjata</strong> dia <a href="http://bataviase.co.id/detailberita-10422172.html?page=1">datang <strong>sendiri</strong> menghadapi <strong>4 anak muda sehat bersenjata tajam</strong></a> yang seharusnya lebih kuat darinya dan mulai <strong>melempar2 batu</strong> sekuat tenaga ke kawanan perampok tersebut.</p>
<p>Aksi heroik Muhadi membangkitkan semangat warga untuk membantu  menolong, dan akhirnya satu garong berhasil diringkus, 3 lainnya lari  tunggang langgang (yang adalah reaksi yang akan saya lakukan juga  apabila dilempari batu oleh kakek2 yang sepertinya tidak kenal takut).</p>
<p>Dan kejadian <strong>melempar batu tidak hanya terjadi sekali</strong>.</p>
<p>15 Agustus 2009, seorang wanita yang melintas di Patung 3 Dewi (yang  sekarang sudah dihancurkan) di Harapan Indah dijambret oleh 2 pria  berboncengan sepeda motor.</p>
<p>Muhadi kebetulan berada di sana lagi (sepertinya dia tahu kapan  tindakan kriminal akan terjadi seperti Kogoro Mouri) dan seperti cerita  di atas, <strong>batu kembali menjadi pilihannya</strong>. Sebongkah batu <strong>dilempar sekuat tenaga ke motor tersebut</strong> dan mengakibatkan <strong>motor dan penumpangnya jatuh</strong>.</p>
<p>Demi Dewa Zeus, dapatkah kakek2 normal berusia 60 tahun melempar  sebuah batu keras2 dengan presisi tinggi dan menjatuhkan sebuah motor  yang tengah melaju? <em>I don’t think so</em>, kecuali dia sekuat hibridisasi mengerikan antara Sylvester Stallone, Willy Dozan dan Gendruwo.</p>
<div id="attachment_4225" class="wp-caption aligncenter" style="width: 342px"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-14.png"><img class="size-full wp-image-4225" title="pahlawanindo-14" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-14.png" alt="" width="332" height="253" /></a><p class="wp-caption-text">We like to think he is the reincarnation of the Oozaru version of Son Gohan</p></div>
<p>Bandit-bandit tersebut lari tunggang langgang dan Muhadi menyelamatkan hari itu lagi <strong>dengan batu</strong>. MANTAB!!!</p>
<p><strong>WARNING!!!! </strong>Cerita-cerita berikutnya lebih heroik dan jantan, tetapi tidak se <em>happy ending</em> cerita2 sebelumnya. Bagi yang sensitif dianjurkan mengambil sekotak tisu.<strong> </strong></p>
<p><strong> </strong><strong> </strong></p>
<h2><strong>3. </strong><strong>2 kru kapal Geumyang No.98</strong></h2>
<p>Masih ingat ketegangan di semenanjung Korea setahun lalu, Juli 2010 saat kapal Korea Selatan <strong>ROKS Cheonan</strong> meledak dan tenggelam? Dan Korsel menuduh Korea Utara adalah pelakunya dan menciptakan ketegangan yang melibatkan USA dan Cina?</p>
<p><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-5.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4219" title="pahlawanindo-5" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-5.jpg" alt="" width="450" height="338" /></a></p>
<p>Ada 1 kisah penyelamatan heroik yang dilakukan kapal2 yang berada di situ. Termasuk 2 kru Indonesia dari kapal penangkap ikan <strong>Geumyang No.98</strong>.</p>
<p>Kapal penangkap ikan Geumyang No. 98 adalah sebuah kapal penangkap  ikan biasa yang kebetulan berada di dekat lokasi tenggelamnya ROKS  Cheonan. Saat kapal tersebut meledak, kapal2 di sekitar lokasi <a href="http://www.indonesiaberprestasi.web.id/?p=1607">memberi bantuan untuk evakuasi</a> korban. Di sekitar <strong>kapal yang terbakar dan mulai tenggelam</strong> tersebut. Di <strong>kegelapan malam</strong>. <em>Imagine the complication of the situation</em>.</p>
<p><strong>Lambang Nurcahyo</strong> dan <strong>Yusuf Harefa</strong> dan kru kapal Geumyang lainnya ikut memberi bantuan evakuasi dengan  sigap di tengah lautan gelap di sela2 rongsokan kapal yang terbakar yang  berbahaya. Namun di tengah proses penyelamatan, kapal tersebut  bertabrakan dengan sebuah kapal kargo Kamboja dan tenggelam. Jenazah  Lambang Nurcahyo ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa, dan Yusuf  Harefa tidak ditemukan lagi sampai sekarang.</p>
<p><em>Now I know that some of you think they’re just stupid</em>. Tetapi tidak demikian dengan Republik Korea. Mereka berterimakasih sekali atas <em>effort</em> 2 pahlawan tersebut, memberi <strong>penghormatan kenegaraan dan memberi santunan kepada keluarga</strong>nya.  Menteri luar negeri Korea Selatan menulis surat kepada keluarga mereka  yang isinya, “Kami menghargai jasa-jasa kedua pelaut Indonesia yang  tewas dalam insiden tersebut. Kami sungguh menyesalkan telah terjadinya  peristiwa ini.”</p>
<p><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-8.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4222" title="pahlawanindo-8" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-8.jpg" alt="" width="448" height="299" /></a>Hmmm, karena sedang berbicara tentang kapal, maka mari kita lanjutkan ke…..</p>
<h2><strong>4. </strong><strong>Kapten kapal yang nenek moyangnya seorang pelaut sejati</strong></h2>
<p><strong> </strong></p>
<p>Mari kita sejenak balik ke masa yang agak jauh namun sudah cukup  modern. Kisah ini seputar tenggelamnya KMP Tampomas II milik Pelni pada  hari Selasa 27 Januari 1981 di sekitar kepulauan Masalembu. Kejadian ini  sering disebut sebagai Titanic nya Indonesia.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-11.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4216" title="pahlawanindo-1" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-11.jpg" alt="" width="638" height="137" /></a></p>
<p>OK. Pertama2 bagi yang tidak tahu, kapal ini adalah barang rongsokan sampah tengik. <strong><em>Real piece of shit</em></strong>.  Kapal ini dibeli saat sudah berusia 10 tahun dari Jepang seharga 8.3  juta dolar AS. Saya juga nggak tahu kenapa kapal bekas harganya bisa  semahal ini di tahun segitu. Oh, inget gw, OrBa. OK.</p>
<p>Kedua, kapal ini diperlakukan seperti budak belian. Kapal ini langsung dipekerjakan di jalur <strong>Jakarta – Ujung Pandang</strong> yang super padat. Kapal ini hanya mempunyai waktu 4 jam setiap selesai  pelayaran untuk beristirahat. Perbaikan dan perawatan rutin yang  seharusnya cermat untuk barang setua ini juga dilaksanakan seadanya.  Kenapa? Ya mungkin karena OrBa lagi.</p>
<p>Jadi intinya barang ini adalah kakek2 yang dipekerjakan seperti budak  belian yang disodomi secara konstan tanpa memperhatikan kondisinya.</p>
<p>Kecelakaan tersebut disebabkan oleh kebakaran, yang entah darimana  asalnya. Ada yang bilang dari puntung rokok di ruang mesin, ada yang  bilang api pertama kali berkobar di geladak, atau mungkin karena  Poseidon marah karena kapal busuk tersebut overload karena penumpang  gelap dll lalu menghancurkannya. <em>Seriously</em>, koki kapal <strong>diperintah untuk memasak untuk 2000 orang</strong>. Padahal kapasitas maks kapal ini hanya 1500 orang.</p>
<p>Saat kebakaran mulai terjadi, semua orang panik dan menyelamatkan  diri sendiri. Situasi tambah kacau karena para ABK (anak buah kapal)  juga menyelamatkan diri sendiri. Mualim dan Markonas yang bertugas  bahkan langsung meninggalkan kapal membawa radio dll sehingga kapal  tidak dapat meminta bantuan dari kapal lain.</p>
<p>Di saat yang genting ini Kapten Kapal Abdul Rivai tampil menjadi  penyelamat. Kapten Abdul Rivai tetap berada di kapal, tidak seperti anak  buahnya yang melarikan diri sendiri dan berteriak kepada markonas yang  kabur, “Kalau ketemu saya cekik dia!”</p>
<p><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-9.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4223" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-9.jpg" alt="" width="137" height="120" /></a></p>
<p>Kapten Abdul Rivai benar-benar memegang teguh prinsip bahwa kapten  adalah yang terakhir meninggalkan kapal. Dia bekerja sekuat tenaga  menyelamatkan penumpang tanpa memikirkan dirinya sendiri. Saat kapal  sudah mulai miring, dia tetap <a href="http://tipsunik.co.cc/tenggelamnya-kapal-tampomas-ii/">masih sibuk membagikan pelampung</a> kepada penumpang. Di detik-detik terakhir saat kapal mulai tenggelam, kapten masih terlihat <strong>berada di anjungan</strong> sambil berpegangan pada kusen jendela.</p>
<p>Kapten Abdul Rivai tenggelam bersama kapal yang dinahkodainya   bersama dengan 431-666 orang lainnya. Anda bertanya2 kenapa angkanya  tidak pasti? Well, penguasa orba brengsek mencoba menutup2i tragedi ini  dan tidak melakukan investigasi serius. Sampai sekarang pun masih banyak  misteri yang tidak terungkap dari kecelakaan ini.</p>
<p>Tapi bagaimanapun, aksi heroik kapten Rivai memberi inspirasi kepada penyanyi Ebiet G. Ade untuk menulis lagu <a href="http://lyrics.wikia.com/Ebiet_G._Ade:Sebuah_Tragedi_1981">“Sebuah Tragedi 1981.”</a></p>
<p>Dan kita hampir yakin bahwa nenek moyangnya pasti seorang pelaut jantan.</p>
<h2><strong>5. </strong><strong>Polisi yang benar2 melindungi dan mengayomi masyarakat.</strong></h2>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>Try to imagine that a thief was caught stealing motorcycle in a rural area</em></strong>.  Kita tahu bahwa warga desa biasanya mengamuk, melampiaskan kekesalan  (sehari2) mereka ke si pencuri, dan si pencuri biasanya tewas. Nah, dia  adalah seorang pencuri yang tidak punya hubungan apa2 dengan polisi. Dan  kalau sudah begitu, biasanya polisi cuma menonton karena tidak berani  menjadi tameng hidup bagi sang pencuri. Kita sudah melihatnya di  mana-mana, termasuk di <a href="http://www.youtube.com/watch?v=UgY6N6Qe5EA">kasus Ahmadiyah</a> (warning : jangan dilihat kalau jantungnya lemah).</p>
<p>Tapi ternyata masih ada polisi yang berdedikasi di Indonesia. Yang  menjadi penegak hukum dan membela hukum apapun resikonya. Yang berani  menanggung resiko karena tugas dan sumpahnya menegakkan hukum.</p>
<p><strong>Briptu Ade Suharto Sindu</strong> adalah anggota Polsek  Kapetakan Kabupaten Cirebon. Dia kebetulan berada di lokasi hari Selasa,  19 November 2010 saat seorang pencuri tertangkap warga ketika sedang  mencuri motor di Desa Grogol, Kapetakan, Cirebon. Sembari menunggu mobil  polisi yang akan menjemputnya datang, dia mengamankan sang pencuri dari  amukan warga di sebuah rumah.</p>
<p>Waktu berlalu tetapi warga tetap mengamuk dan mengepung rumah dari  segala penjuru. Ketika mobil datang menjemput, warga masih mengamuk dan  ingin menghakimi si pencuri. Naluri polisi Briptu Sindu <a href="http://m.inilah.com/read/detail/904852/aksi-heroik-briptu-ade-berakhir-tragis/">tergugah dan <strong>melindungi si pencuri</strong></a><strong> </strong>agar tidak jadi bulan-bulanan warga.</p>
<p>Namun warga tetap memukul dan melempar batu, dan ada yang mengenai  kepala Sindu. Akibat luka-lukanya, nyawanya tidak tertolong walaupun  sempat dibawa ke RS.</p>
<p>Briptu Sindu yang meninggalkan seorang istri dan bayi berusia 3 bulan ini dimakamkan secara militer dan  diberi anugerah berupa <a href="http://www.pikiran-rakyat.com/node/125114"><strong>kenaikan pangkat 1 tingkat</strong></a>.</p>
<p><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-21.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4217" title="pahlawanindo-2" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-21.jpg" alt="" width="550" height="350" /></a></p>
<p>Well, menurut saya orang ini pantas diberi gelar pahlawan karena  dedikasinya pada tugas, dan keluarganya diberi santunan karena dia  adalah penanggung jawab keluarga satu2nya. <em>If only all of our police forces behave like that, we would have a very strong country. </em>Ah  tapi sekarang lagi banyak skandal di kepolisian, jadi mungkin kepala2  polisi masih sibuk ngurusin skandal2 itu. Berpikir positif saja lah.</p>
<h2><strong>6. </strong><strong>Lelaki Muslim yang tanpa pamrih menyelamatkan sebuah Gereja<em><br />
</em></strong></h2>
<p><em>You know this is coming, don’t you</em>? <em>Some of you have known this story</em>. Cerita heroik ini mungkin cerita paling jantan yang ada di artikel ini.</p>
<p><strong>Riyanto</strong> adalah seorang Banser (Barisan Serbaguna)  Nahldlatul Ulama (NU) yang merupakan kader lapangan dari NU (kamu tahu  bahwa NU adalah organisasi Islam, kan?). Saat <strong>Natal tahun 2000</strong>,  banser NU turut dimobilisasi bersama polisi dan aparat keamanan  setempat untuk turut membantu menjaga gereja-gereja dari tindakan yang  tidak diinginkan. Sekaligus menunjukkan nilai2 persaudaraan antar agama.</p>
<p><em>So, basically Riyanto is a devout Moslem who was told to protect Christians in a church. Try to remember that.</em></p>
<div id="attachment_4226" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-4.jpg"><img class="size-full wp-image-4226" title="pahlawanindo-4" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-4.jpg" alt="" width="300" height="400" /></a><p class="wp-caption-text">Foto dan seragam Riyanto</p></div>
<p>Riyanto kebagian menjaga <strong>Gereja Eben Haezer di Mojokerto</strong> (sebuah kota kecil di Jawa Timur, kalau pengetahuan geografi Anda  lemah). Ibadah Natal berlangsung khidmat, sampai akhirnya ada umat  gereja yang curiga melihat bungkusan plastik yang sepertinya tidak ada  pemiliknya.</p>
<p>Riyanto memeriksa bungkusan tersebut, dan setelah mengamatinya, dia  curiga karena ada bunyi tik-tok-tik-tok dari bungkusan itu. Dia spontan  berteriak “<strong>TIARAP</strong>!!!” dan melempar bom tersebut ke tempat sampah yang ada di situ.</p>
<p>Malangnya, <strong>bom tersebut terpental tidak masuk tong sampah</strong>. Riyanto yang melihat hal tersebut <strong>mengeraskan nyali dan tanpa mempedulikan keselamatannya <a href="http://kabarhaji.com/inspirasi/1139/riyanto-banser-penyelamat-jamaat-eben-haezer">memungut bom tersebut, dibawa menjauh</a> untuk dilempar lebih jauh lagi</strong>. <em>Cos he’s been told to protect everybody there, that’s it</em>.</p>
<div id="attachment_4214" class="wp-caption aligncenter" style="width: 514px"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/GokuSacrifice.Ep_.188.png"><img class="size-full wp-image-4214 " title="GokuSacrifice.Ep_.188" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/GokuSacrifice.Ep_.188.png" alt="" width="504" height="280" /></a><p class="wp-caption-text">seperti momen paling GLORIOUS dalam sejarah komik</p></div>
<p>Tapi Tuhan berkehendak lain, bom tersebut <strong>meledak di pelukan Riyanto</strong> sebelum sempat dilempar.</p>
<p>Serpihan tubuhnya berserakan sejauh <strong>100 meter</strong>.</p>
<p>(mengheningkan cipta)</p>
<p>Semua yang berada di gereja selamat, walaupun Riyanto <strong>gugur</strong> di tempat karena menjalankan tugas.</p>
<p>Pengurus pusat NU menghargai jasanya setinggi2nya, dan menempatkan foto dan seragamnya di <strong>museum NU di Surabaya</strong>.</p>
<p>Tahun 2008 <strong>nama Riyanto dijadikan beasiswa</strong> oleh The Wahid Institute dan dijadikan <strong>nama jalan di lokasi</strong> Gereja Eben Haezer. Aksi heroiknya juga menginspirasi <em>ending</em> dari <a href="http://filmtandatanya.com/">novel dan akhirnya film <strong>“?”</strong></a> yang disutradarai oleh sineas kondang Hanung Bramantyo.</p>
<div id="attachment_4224" class="wp-caption aligncenter" style="width: 220px"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-12.jpg"><img class="size-full wp-image-4224" title="pahlawanindo-12" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/pahlawanindo-12.jpg" alt="" width="210" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Hadiah atas kepahlawanannya. Mayan lah ganteng.</p></div>
<p>Dia adalah pahlawan sejati di Indonesia yang sering dilanda konflik agama. Semoga amal dan ibadahnya diterima di sisiNya.</p>
<p><strong>TRASHtrowijoyo adalah jejaka yang mencoba membuktikan  keJANTANan dengan mengembangbiakkan monster di kamar asramanya yang  mungil. Dia mempunyai website di <a href="http://trashtrowijoyo.wordpress.com/">http://trashtrowijoyo.wordpress.com/.</a> Anda dapat mengikutinya di <a href="http://twitter.com/#%21/fsastrowijoyo">Twitter</a>.</strong><br />
<strong>Sumber : <a href="http://theposkamling.com">thePoskamling</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/6-kisah-kepahlawanan-jantan-masa-kini-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ahmad Ataka: Antara Fisika, Organisasi, dan Menulis</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/ahmad-ataka-antara-fisika-organisasi-dan-menulis/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/ahmad-ataka-antara-fisika-organisasi-dan-menulis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Aug 2011 05:10:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Padmanaba Network</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Ataka]]></category>
		<category><![CDATA[bakti vidya padmanaba]]></category>
		<category><![CDATA[Olimpiade]]></category>
		<category><![CDATA[teratai merah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=4153</guid>
		<description><![CDATA[Ataka membuktikan bahwa olimpiade bukanlah sesuatu yang rumit. Buktinya, dengan kesibukannya mengikuti olimpiade, ia tetap mampu berorganisasi dan menghasilkan novel. Siapa tak mengenal Ahmad Ataka Awwalurrizqi? Alumni Padmanaba 65 yang akrab disapa Ataka ini terkenal dengan segudang prestasi. Mulai dari serentetan medali yang ia peroleh saat olimpiade Fisika, sampai kemahirannya menulis yang pada akhirnya menelurkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Ataka membuktikan bahwa olimpiade bukanlah sesuatu yang rumit. Buktinya, dengan kesibukannya mengikuti olimpiade, ia tetap mampu berorganisasi dan menghasilkan novel.</em></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/Ahmat Ataka"><img class="aligncenter size-full wp-image-4154" title="Ataka" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/08/10223_1153216309468_1199474258_30435160_5496218_n.jpg" alt=" Ataka" width="362" height="483" /></a></p>
<p>Siapa tak mengenal Ahmad Ataka Awwalurrizqi? Alumni Padmanaba 65 yang akrab disapa Ataka ini terkenal dengan segudang prestasi. Mulai dari serentetan medali yang ia peroleh saat olimpiade Fisika, sampai kemahirannya menulis yang pada akhirnya menelurkan sejumlah novel fantasi.</p>
<p>Fisika dan menulis jelas merupakan dua hal yang berbeda. Namun Ataka dapat tetap menjalankan kedua hal itu dengan seimbang. Hal ini wajar, sejak kecil, orang tua Ataka sudah mendidik Ataka untuk selalu membaca. Dari bacaan yang semula hanya komik yang lalu berlanjut ke novel. “Aku suka banget baca novel, nah, aku sering <em>nggak</em> puas sama ceritanya, lama-lama tertarik deh untuk membuat cerita versiku sendiri.” Lanjut Ataka.  Karya-karyanya sendiri antara lain yakni Misteri Pedang Skinhead dan Misteri Pembunuhan Penggemar Harry Potter. “Menulis membuat saya bisa membuat dunia sendiri, dengan tokoh-tokoh yang sesuai dengan keinginan saya.”</p>
<p>Tak hanya menulis, kemampuan pria berpostur tubuh mungil yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa Teknik Elektro 2010 ini pun terbukti <em>ciamik</em> di bidang sains, Fisika khususnya. “Sebenarnya dari awal aku sukanya sama matematika. Bisa dibilang aku terjerumus dalam dunia Fisika ini secara nggak sengaja, tapi akhirnya lama-lama aku <em>seriusin</em>. Di tahun 2008 ternyata aku berhasil dapat perunggu, ditambah setelah itu melihat kakak angkatan yang bisa sampai internasional. <em>Nah,</em> itulah yang jadi motivasi saya untuk mencintai Fisika.” Tutur pria yang meraih medali perunggu pada 2008, medali emas nasional pada 2009,  medali perunggu tingkat Asia pada 2010, serta medali perak di olimpiade internasional 2010, kesemuanya di bidang Fisika.  “Fisika tidak kalah dengan matematika. Fisika mengajarkan saya bahwa Tuhan menciptakan alam untuk dipelajari dan digunakan.”</p>
<p>Ataka yang ketika SMA mengikuti ekskul KIR, Jubah Macan, SKI, dan OSIS ini juga menceritakan sedikit kenangannya tentang SMA 3. “SMA 3 itu teduh dan punya banyak banget organisasi. Kebetulan ketika SMP saya bertekad untuk mengikuti banyak organisasi agar dapat mempraktekkan ilmu saya, alhamdulillah saya menemukan apa yang saya cari di SMA 3.”</p>
<p>Selanjutnya ia sedikit bercerita tentang betapa olimpiade tidak begitu menjadi tren di kalangan anak SMA 3. “Ini mungkin konsekuensi dari beragam ekskul yang cukup menguras waktu sehingga teman-teman banyak yang lalu menganggap bahwa sekolah itu tidak usah berat-berat. Anak2 yang dari SMP <em>udah </em>ikut olimpiade jadi nganggep olimpiade itu buat sampingan <em>aja</em>.” Ujarnya. “Yah, tapi pada akhirnya itu kan pilihan, namun tetap saja, menurut saya sekolah punya peran yang penting untuk membuat olimpiade jadi menarik. Banyak hal yang bisa dilakukan kok, misalnya, beasiswa, atau <em>reward</em> yang membuat olimpiade akhirnya jadi bernilai lebih. Menurut saya, sekolah masih kurang dalam mempromosikan menariknya olimpiade.”</p>
<p>Dan tidak hanya reward, ada alternatif lain yang menurut Ataka mampu membuat olimpiade menjadi menarik. “Komunitas. Sesuatu kegiatan, apapun itu kalau memiliki komunitas maka rasanya akan jadi seperti keluarga dan akhirnya jadi lebih menarik. Otomatis akan ada transfer ilmu juga antara yang senior dan junior. Terutama munculnya rasa terikat karena perasaan saling memiliki.” Gagasnya. SMA 3 perlu membuat komunitas untuk anak-anak olimpiade, hal ini sekaligus agar antara alumni dan sekolah memiliki wadah untuk saling berhubungan.  “Komunitas adalah solusi yang dapat merangkul itu semua.” Lanjut Ataka menutup perbincangan.</p>
<p>(Sarah Karinda)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/ahmad-ataka-antara-fisika-organisasi-dan-menulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keluarga Besar Padmanaba: Jiwa Pemersatu, Jiwa Padmanaba</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/keluarga-besar-padmanaba-jiwa-pemersatu-jiwa-padmanaba/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/keluarga-besar-padmanaba-jiwa-pemersatu-jiwa-padmanaba/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Jul 2011 23:30:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Padmanaba Network</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=3957</guid>
		<description><![CDATA[Padmanaba, seperti yang kita semua tahu, adalah sebuah keluarga. Tentunya, keluarga yang terdiri dari angkatan tua, angkatan yang baru saja masuk, guru, dan karyawan. Untuk mewadahi keluarga yang sangat besar, Padmanaba memiliki sebuah wadah yang bernama Keluarga Besar Padmanaba. Keluarga Besar Padmanaba seperti layaknya sebuah organisasi, memiliki struktur dari pusat sampai daerah. Struktur organisasi untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/07/IMG_2530.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3958" title="Kompartemen Padmanaba" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/07/IMG_2530-300x225.jpg" alt="Kompartemen Padmanaba" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Padmanaba, seperti yang kita semua tahu, adalah sebuah keluarga. Tentunya, keluarga yang terdiri dari angkatan tua, angkatan yang baru saja masuk, guru, dan karyawan. Untuk mewadahi keluarga yang sangat besar, Padmanaba memiliki sebuah wadah yang bernama Keluarga Besar Padmanaba.</p>
<p>Keluarga Besar Padmanaba seperti layaknya sebuah organisasi, memiliki struktur dari pusat sampai daerah. Struktur organisasi untuk pusat adalah Alumni Pusat yang diketuai oleh ketua pengurusan. Periode kepengurusan lima tahun. Pemilihan akan dilakukan pada saat Munas yang diselenggarakan setiap tanggal 19 September, ulang tahun Padmanaba. Periode ini, Alumni Pusat diketuai oleh Bapak Latief Malangyudho. Struktur organisasi di bawahnya adalah Kompartemen. Kompartemen berlokasi di kota-kota besar di Indonesia. Kompartemen yang masih aktif sampai sekarang adalah Kompartemen Jakarta, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Syarat untuk membentuk kompartemen di setiap kota minimal sepuluh orang. Untuk kepengurusannya, Alumni Pusat membebaskan tata cara pemilihan ketua kompartemen sesuai kehendak anggota kompartemen di kota tersebut. Dibawah kompartemen-kompatemen, ada kumpulan-kumpulan angkatan. Menurut Bapak Latief, kumpulan angkatan lah yang sering berkumpul untuk bersilaturahmi.</p>
<p>Tugas pokok ketua kompartemen-kompartemen adalah menemani ketua pengurus pusat dan menghubungkan kembali alumni-alumni agar terus berkomunikasi dan bersilaturahmi, apalagi untuk menghubungkan angkatan muda dengan angkatan tua.  Hal ini lah yang menjadi tugas utama Keluarga Besar Padmanaba. Tentunya, banyak hambatan, seperti susahnya mengajak alumni-alumni untuk berkumpul dan bersilaturahmi karena kesibukan masing-masing. Selain ikatan alumni, Alumni Padmanaba memiliki Yayasan Padmanaba. Yayasan ini berkewajiban membantu keluarga-keluarga besar Padmanaba yang kurang beruntung, seperti siswa-siswi, guru, dan karyawan. Selain untuk mengurangi beban sesame keluarga, bantuan ini pun juga bertujuan mengingatkan kepada seluruh keluarga besar Padmanaba bahwa alumni selalu ada untuk kebaikan dan kemajuan Padmanaba.</p>
<p>Satu hal yang Pak Latief tekankan adalah siswa aktif, alumni, guru, karyawan, siswa yang hanya setahun pun termasuk anggota ikatan alumni Keluarga Besar Padmanaba secara otomatis. Pak Latief, Pak Prasojo, dan Bu Angling berpesan untuk selalu meng-up date posisi alumni kepada kompartemen atau kumpulan angkatan jika ingin terus mendapatkan kabar tentang kegiatan-kegiatan alumni Padmanaba. Pak Latief pun berpesan jika ingin bertanya atau menyampaikan saran, usul, dan lain sebagainya, bisa dikirim melalui email Sekretariat Yayasan Padmanaba, <a href="mailto:senopati_43a@yahoo.com">senopati_43a@yahoo.com</a>.</p>
<p>Oleh karena itu, ayo seaktif mungkin kita semua berbakti pada masyarakat salah satunya dengan aktif di Keluarga Besar Padmanaba. Jarak usia bukanlah hambatan untuk berkarya, karena jiwa Padmanaba lah penyatu kita. Jaya Padmanaba!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kandrika Fadhalan Pritularga</p>
<p>Pewawancara: Kandrika Fadhlan Pritularga dan Amalia Ayuningtyas</p>
<p>Sumber wawancara: Bapak Latief Malangyudho(Ketua Alumni Pusat), Bapak Prasojo(Ketua Kompartemen Jakarta), dan Ibu Angling Kusumo(anggota Kompartemen Yogyakarta)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/keluarga-besar-padmanaba-jiwa-pemersatu-jiwa-padmanaba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Muhammad Faqih Alfyan :&#8221;Saya Tidak Mengalahkan Siapapun&#8221;</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/saya-tidak-mengalahkanmuhammad-faqih-alfyan-saya-tidak-mengalahkan-siapapun-siapapun/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/saya-tidak-mengalahkanmuhammad-faqih-alfyan-saya-tidak-mengalahkan-siapapun-siapapun/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jul 2011 00:09:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>progresif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan dan dan Iman Usman]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Mengajar]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesian Future Leaders]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Faqih Alfyan]]></category>
		<category><![CDATA[Studium Generale Padmanaba]]></category>
		<category><![CDATA[StudiumGenerale Awards]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=4012</guid>
		<description><![CDATA[Riuh rendah terdengar dari sisi utara lapangan tengah SMA Negeri 3 Yogyakarta atau Padmanaba ketika tayangan singkat tentang nominasi Insan Muda Berprestasi Award dimainkan di layar putih dengan LCD. Disanalah kumpulan Padmanaba angkatan 66 bersama salah seorang nominasinya yang juga merupakan angkatan 66, Muhammad Faqih Alfyan sedang ikut menyaksikan tayangan tersebut. Pengumuman penerima penghargaan Insan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_4021" class="wp-caption aligncenter" style="width: 383px"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/Muhammad Faqih Alfyan"><img class="size-full wp-image-4021" title="Muhammad Faqih Alfyan" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/07/IMG_7748.jpg" alt="Muhammad Faqih Alfyan" width="373" height="560" /></a><p class="wp-caption-text">foto by : Icha Sekar Sakti</p></div>
<p style="text-align: center;">Riuh rendah terdengar dari sisi utara lapangan tengah SMA Negeri 3 Yogyakarta atau Padmanaba ketika tayangan singkat tentang nominasi Insan Muda Berprestasi Award dimainkan di layar putih dengan LCD. Disanalah kumpulan Padmanaba angkatan 66 bersama salah seorang nominasinya yang juga merupakan angkatan 66, Muhammad Faqih Alfyan sedang ikut menyaksikan tayangan tersebut.</p>
<p>Pengumuman penerima penghargaan Insan Muda Berprestasi dilangsungkan bersama dengan acara Studium Award pada 12 Juli 2011 di Lapangan Tengah SMA Negeri 3 Yogyakarta. Setelah melalui polling, akhirnya ditetapkan bahwa pemegang penghargaan tersebut adalah Muhammad Faqih Alfyan, Padmanaba 66.</p>
<p>Kemenangannya tersebut membuatnya merasa senang. &#8220;Saya senang bukan karena saya mengalahkan yang lain, tapi karena bisa diapresiasi. Saya tidak mengalahkan siapapun,&#8221; tekan Muhammad Faqih Alfyan.</p>
<p>Dalam perjalanan seninya, Alfyan kerap tidak mendapat dukungan dari sekolah maupun lingkungannya. Namun hal itu tak membuatnya putus asa. Alfyan malah menunjukkan dedikasi, kemampuan, serta pembuktiannya bahwa dunia seni tak pantas diremehkan dengan prestasi gemilang baik skala nasional maupun internasional. &#8220;Jangan hanya menunggu saja untuk mendapat dukungan. Berbuatlah. Dengan menunggu, artinya kita tidak hidup,&#8221; kata Alfyan.</p>
<p>Untuk kedepannya,  Alfyan akan terus berkreasi dan melanjutkan talentanya tersebut. Meskipun baginya melukis hanyalah hobi semata, namun dengan melukis, dia tetap berprestasi.</p>
<p>Muhammad Faqih Alfyan yang kini baru saja diterima di jurusan Teknik Geologi UGM bercita-cita kelak akan menjadi ahli minyak yang suka melukis.</p>
<p>&#8220;Dalam seni, kita harus punya idealisme sendiri dan jangan terpaku pada seni yang monoton tapi menjadi diri sendiri,&#8221; pesannya.</p>
<p>Kini, digenggamnya piala penghargaan itu dengan erat. Semoga Alfyan mampu berkarya lebih baik dan lebih hebat untuk nantinya memberi contoh bagi kami semua, insan muda yang ingin berprestasi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/saya-tidak-mengalahkanmuhammad-faqih-alfyan-saya-tidak-mengalahkan-siapapun-siapapun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Iman Usman dan Anies Baswedan Berbagi di Studium Generale SMA 3 Yogya</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/iman-usman-dan-anies-baswedan-berbagi-di-studium-generale-sma-3-yogya/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/iman-usman-dan-anies-baswedan-berbagi-di-studium-generale-sma-3-yogya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jul 2011 20:18:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Padmanaba Network</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[SMA 3 Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan dan dan Iman Usman]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Mengajar]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesian Future Leaders]]></category>
		<category><![CDATA[Studium Generale Padmanaba]]></category>
		<category><![CDATA[StudiumGenerale Awards]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=3923</guid>
		<description><![CDATA[Studium Generale #4 Kontribusi Membangun Negeri : Indonesian Future Leaders pada tanggal 12 Juli 2011 kembali berkunjung ke kota Yogyakarta, setelah 2 pekan sebelumnya menggelar roadshow di beberapa universitas di kota yang sama. Kali ini giliran SMA 3 Yogyakarta yang menjadi tempat berlabuhnya. IFL yang diwakili oleh Iman Usman mendapatkan kehormatan untuk diundang untuk berbagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/07/MG_7307.jpg"><img class="aligncenter size-large wp-image-3860" title="_MG_7307" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/07/MG_7307-1024x682.jpg" alt="" width="430" height="286" /></a></p>
<p>Studium Generale #4 Kontribusi Membangun Negeri : Indonesian Future Leaders pada tanggal 12 Juli 2011 kembali berkunjung ke kota Yogyakarta, setelah 2 pekan sebelumnya menggelar roadshow di beberapa universitas di kota yang sama. Kali ini giliran SMA 3 Yogyakarta yang menjadi tempat berlabuhnya.</p>
<p>IFL yang diwakili oleh Iman Usman mendapatkan kehormatan untuk diundang untuk berbagi kepada para siswa baru SMA 3 Yogyakarta yang sedang menjalani Masa Orientasi Siswa. Kali ini, Iman tidak sendiri, tetapi juga bersama dengan salah satu figur negarawan, Bapak Anies Baswedan (Pendiri Gerakan Indonesia Mengajar). Perbicangan banyak mengarah pada upaya memotivasi para siswa untuk memiliki kehidupan yang seimbang antara akademis dan non-akademis. Iman banyak berbagi mengenai pengalamannya, khususnya semasa SMA, dan aplikasi dari proyek-proyek mimpinya. Iman juga memberikan tips-tips menarik kepada para siswa untuk bisa mencapai mimpinya dan memiliki komptensi yang unggul. Sementara Bapak Anies banyak menyampaikan pikiran-pikirannya mengenai dunia pendidikan dan pemuda.</p>
<p>Dilansir dari website Padmanaba (SMA 3 Yogyakarta), “SG ke 4 ini digelar sebagai wadah inspirasi keluarga besar Padmanaba. SG kali ini “berbeda” dan jauh lebih inspiratif dari SG-SG sebelumnya. Dengan hadirnya tokoh-tokoh inspiratif ini, mudah-mudahan mampu meningkatkan semangat untuk berprestasi tiada akhir dan menginspirasi dalam gerak langkah kita semua, keluarga besar Padmanaba.”</p>
<p>Di penghujung acara, Padmanaba juga memberikan penghargaan untuk insan muda berprestasi dan juga <em>lifetime achievement award, </em>kepada figur dari keluarga besar Padmanaba yang telah mendedikasikan hidupnya bagi perjuangan bangsa.</p>
<p>oleh : Iman Usman</p>
<p>Sumber : http://indonesianfutureleaders.org/?p=25596</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/iman-usman-dan-anies-baswedan-berbagi-di-studium-generale-sma-3-yogya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Brian Prasetyoadi, Sang Musisi Negeri dari Padmanaba</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/brian-prasetyoadi-sang-musisi-negeri-dari-padmanaba/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/brian-prasetyoadi-sang-musisi-negeri-dari-padmanaba/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jul 2011 00:09:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Padmanaba Network</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan dan dan Iman Usman]]></category>
		<category><![CDATA[Brian Prasetyoadi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Mengajar]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesian Future Leaders]]></category>
		<category><![CDATA[Studium Generale Padmanaba]]></category>
		<category><![CDATA[StudiumGenerale Awards]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=4007</guid>
		<description><![CDATA[Sebagian orang mengenalnya sebagai alumni Padmanaba angkatan 64, sebagian lagi mengenalnya sebagai vocalist sebuah band terkenal di Indonesia lewat layar kaca televisi maupun panggung-panggung pertunjukan musik, dan sebagian lagi mengenalnya sebagai keduanya. Dialah Brian Prasetyoadi. Seorang Padmanaba 64 yang berhasil mencetak rekor dengan menjadi satu-satunya lulusan Padmanaba—setidaknya hingga saat artikel ini ditulis—yang berhasil meniti karirnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/07/shoot630edt.jpg"><img class="aligncenter size-large wp-image-4008" title="Brian Prasetyoadi" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/07/shoot630edt-686x1024.jpg" alt="Brian Prasetyoadi" width="412" height="614" /></a></p>
<p>Sebagian orang mengenalnya sebagai alumni Padmanaba angkatan 64, sebagian lagi mengenalnya sebagai <em>vocalist</em> sebuah band terkenal di Indonesia lewat layar kaca televisi maupun panggung-panggung pertunjukan musik, dan sebagian lagi mengenalnya sebagai keduanya.</p>
<p>Dialah Brian Prasetyoadi. Seorang Padmanaba 64 yang berhasil mencetak rekor dengan menjadi satu-satunya lulusan Padmanaba—setidaknya hingga saat artikel ini ditulis—yang berhasil meniti karirnya di belantara musik Indonesia sebagai <em>vocalist</em> sebuah band terkenal asal Jogja yang bernama Jikustik.</p>
<p>Pria tampan yang biasa disapa Brian ini memang sudah menunjukan bakatnya di bidang tarik suara sejak kecil. Ia memulai perjalanannya di bidang ini sejak duduk di bangku kelas 4 SD. Tak dinyana, tindakan asal tunjuk dari salah seorang gurunya yang memaksanya untuk mengikuti sebuah kompetisi bernyanyi ternyata menuai kesuksesan yang tak terduga di masa depan.</p>
<p>“Musik adalah separuh hidupku.” begitulah arti musik bagi pria yang lahir di Yogyakarta pada 13 Oktober 1992 ini. “Musik sudah menjadi hobiku dan kalau bisa dijadikan sebuah pekerjaan yang menghasilkan. Dan cita-cita itu akhirnya tercapai.” sambungnya.</p>
<p>Totalitas pria yang banyak terinspirasi oleh Michael Buble ini dalam bermusik, khususnya bernyanyi, memang tidak setengah-setengah. Berkat ketekunannya dalam berlatih, ia berhasil mengharumkan nama Padmanaba dengan menjuarai berbagai kompetisi menyanyi, salah satunya Juara I Bintang Radio Nasional dan sempat menjadi perwakilan Indonesia ke Jepang berkat prestasi tersebut.</p>
<p>Awal karir Brian sebagai <em>vocalist</em> Jikustik bermula saat ia bertemu dan berbincang-bincang lebih lanjut dengan salah satu punggawa Jikustik yang menjadi salah satu juri dalam sebuah kompetisi menyanyi yang ia ikuti. Dari situlah akhirnya ia resmi menjadi <em>vocalist</em> Jikustik. Dan kini, mahasiswa Universitas Gadjah Mada Jurusan Teknik Industri ini pun harus bolak-balik Jogja – Jakarta dan kota-kota lainnya untuk menghibur masyarakat setempat lewat aksinya di atas panggung bersama Jikustik.</p>
<p>“Di sini (Padmanaba), aku banyak menemukan keluarga baru. Jadi bisa dibilang sekolah ini adalah rumah keduaku. Dari pagi, sampe sore, bahkan sampai malam bersama teman-teman. Jadi selain ilmunya, aku belajar kekeluargaan dari Padmanaba.” papar pria yang mengidolakan Bu Lilik di jajaran guru SMA Negeri 3 Yogyakarta ketika ditanya tentang apa yang telah Padmanaba ajarkan kepadanya.</p>
<p>Sebagai alumni Padmanaba, Brian berharap agar Padmanaba selalu bisa mempertahankan prestasi di dalam dan luar Padmanaba, baik di bidang akademis maupun non akademis, serta dapat membuktikan kepada masyarakat bahwa SMA Negeri 3 Yogyakarta tetap menjadi yang terbaik di Yogyakarta.</p>
<p><em>Apa sih angan-angan terbesar Brian di bidang musik? </em>“Setiap musisi pasti ingin <em>go international</em> dan bisa tetap eksis di dunia musik.”</p>
<p>Semoga sukses untuk Brian dan terus dapat berkarya bagi industri musik Indonesia! <img src='http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
<p>(Rahadyana Muslichah)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/brian-prasetyoadi-sang-musisi-negeri-dari-padmanaba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ANIES BASWEDAN : I Dare to Think Different</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/anies-baswedan-i-dare-to-be-think-different/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/anies-baswedan-i-dare-to-be-think-different/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jul 2011 23:36:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Padmanaba Network</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[SMA 3 Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan dan dan Iman Usman]]></category>
		<category><![CDATA[Studium Generale Padmanaba]]></category>
		<category><![CDATA[StudiumGenerale Awards]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=3946</guid>
		<description><![CDATA[Semua orang Indonesia seharusnya tahu sosok cendekiawan yang satu ini. Tidak berlebihan rasanya bila nama Anies Baswedan menjadi salah satu sosok teladan yang patut kita kenal lebih dekat.  Anies lahir di Yogyakarta dengan kedua orang tua berprofesi sebagai pendidik. Ayahnya bernama Rasyid Baswedan adalah dosen sekaligus pernah menjabat wakil rektor di Universitas Islam Indonesia. Ibunya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/07/MG_7284.jpg"><img class="aligncenter size-large wp-image-3870" title="_MG_7284" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/07/MG_7284-682x1024.jpg" alt="" width="286" height="430" /></a></p>
<p>Semua orang Indonesia seharusnya tahu sosok cendekiawan yang satu ini. Tidak berlebihan rasanya bila nama Anies Baswedan menjadi salah satu sosok teladan yang patut kita kenal lebih dekat.  Anies lahir di Yogyakarta dengan kedua orang tua berprofesi sebagai pendidik. Ayahnya bernama Rasyid Baswedan adalah dosen sekaligus pernah menjabat wakil rektor di Universitas Islam Indonesia. Ibunya bernama Aliyah Rasyid adalah dosen sekaligus guru besar di Universitas Negeri Yogyakarta.</p>
<p>Besar di lingkungan pendidik membuatnya sadar bahwa pendidikan adalah sesuatu yang penting. Tak hanya memiliki catatan akademis yang baik, Anies juga memiliki segudang pengalaman organisasi yang patut diacungi jempol. Semasa SMA beliau pernah menjabat sebagai Ketua OSIS SMA N 2 Yogyakarta. Kemudia di bangku kuliah, Beliau melanjutkan kiprahnya sebagai seorang aktivis kampus.</p>
<p>“Saya dulu ketua Senat Mahasiswa yang sekarang namanya BEM. Saya aktivis sebelum 98. Ketika Soeharto sedang kuat-kuatnya menjabat. Generasi kami adalah angkatan pertama yang membentuk BESM (Badan Eksekutif Senat Mahasiswa). Dan waktu itu ditertawakan dimana-mana. Tapi sekarang ditiru di seluruh indonesia.”kenang Anies.</p>
<p>Bagi Beliau, peran dan jabatan bukanlah kunci utama untuk bisa membuat perubahan. “Sekecil apa pun peran kamu, <em>just do your best and think outside the box</em>. <em>Be courageous</em>, jangan takut untuk melakukan terobosan. Menjadi yang memulai selalu kadang-kadang berhadapan langsung dengan tantangan. Jangan memikirkan peran. Tapi marilah kita memikirkan kekuatan aktor.” Jelasnya.</p>
<p>Saat ini Anies mengemban amanat sebagai Rektor Universitas Paramadina dan beliau tercatat sebagai rektor termuda di Indonesia. Kepedulian Beliau terhadap pendidikan di Indonesia membawanya untuk terus berkiprah dan berkontribusi untuk negeri. Indonesia Mengajar, sebuah program yang sedang Beliau pimpin saat ini adalah salah satu contoh konkritnya.</p>
<p>Indonesia Mengajar adalah sebuah program yang menempatkan sarjana-sarjana terbaik Indonesia di pelosok-pelosok negeri. Kehadiran mereka disana untuk mengajar, mendidik, dan menginspirasi, serta menjembatani masyarakat desa dengan pusat-pusat kemajuan. Menurut Beliau, program ini tidak berpretensi untuk menyelesaikan seluruh persoalan pendidikan di Indonesia. Beliau meyakini bahwa hadirnya putra-putri terbaik Indonesia sebagai guru mendorong peningkatan kualitas pendidikan Indonesia. Sehingga tanda pahala para Pengajar Muda tersebut akan membekas di setiap prestasi anak-anak dan di setiap kemajuan desa-desa yang ditinggali. “Setahun Mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi” ungkap Anies.</p>
<p>Bagi Anies, kekayaan Indonesia yang utama bukan terletak pada kekayaan alamnya, melainkan pada sumber daya manusianya. Menurutnya, untuk memajukan Republik ini, dibutuhkan banyak manusia Indonesia yang terdidik. “Indonesia maju hanya bila manusia Indonesia tercerdaskan dan tercerahkan. Bisa lewat pendidikan formal bisa lewat alat pendidikan yang lain. Pendidikan itu sangat penting, kalau kita peduli dengan republik ini. Maka jadikan orang-orang indonesia terdidik. Kalau kita ingin kehidupan masa depan yang lebih baik, maka pastikan anak indonesia mendapatkan pendidikan yang berkualitas.” Jelas Bapak dengan tiga anak ini.</p>
<p>Sebagai lulusan sarjana yang bukan pendidik, Anies berusaha melihat masalah pendidikan Indonesia dari sisi lain. “Ketika orang-orang berbicara tentang pendidikan, yang akan muncul di benak mereka adalah masalah-masalah mikro seperti sistem, kurikulum, dan lain sebagainya. Maka inilah pentingnya <em>think outside the box</em>.  <em>If you find the right question, you will get the right answer</em>.” Ujar Anies.</p>
<p>“<em>I dare to think differently</em>.  Pendidikan di indonesia dalam pandangan saya adalah merupakan alat rekayasa sosial. Siapa dididik hari ini, menentukan siapa yang duduk dimana besok.</p>
<p>Pendidikan tidak hanya semata-mata untuk mencerdaskan tetapi sekaligus membentuk sebuah masyarakat.” Imbuhnya mengakhiri.</p>
<p>Dalam acara Studium Generale (SG#4) Beliau dengan antusias memotivasi agar seorang pemuda mulai mengembangkan apa yang dimilikinya mulai dari sekarang, dari hal paling kecil untuk lingkungan di sekitarnya. Seorang Anies Baswedan, sosoknya yang menginspirasi dan ramah adalah seorang yang patut kita banggakan, dengan segala kontribusi Beliau untuk Indonesia.</p>
<p>Banyak orang telah melakukan langkah awal mereka untuk mengembangkan Indonesia, bagaimana dengan Anda? Mari terus berkarya dan belajar, kawan! Merdeka!</p>
<p>Oleh : Amalia Ayuningtyas</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/anies-baswedan-i-dare-to-be-think-different/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Studium Generale #4: Menjadi Generasi Muda yang Bermanfaat</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/studium-generale-4-menjadi-generasi-muda-yang-bermanfaat/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/studium-generale-4-menjadi-generasi-muda-yang-bermanfaat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jul 2011 06:36:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Padmanaba Network</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[SMA 3 Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan dan dan Iman Usman]]></category>
		<category><![CDATA[Studium Generale Padmanaba]]></category>
		<category><![CDATA[StudiumGenerale Awards]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=3926</guid>
		<description><![CDATA[Suasana lapangan tengah SMA Negeri 3 Yogyakarta tampak berbeda. Di bawah karetan dipasang panggung merah, lengkap dengan sofa dan sound systemnya. Di depan panggung, karpet-karpet dipasang teratur. Siswa-siswi padmanaba, baik yang sedang mengikuti MOS maupun tidak, tampak memadati acara Studium Generale siang itu, 12 Juli 2011. Pukul 10.00, acara resmi dimulai dengan dibuka oleh band [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/07/IMG_5853.jpg"><img class="aligncenter size-large wp-image-3837" title="IMG_5853" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/07/IMG_5853-1024x682.jpg" alt="" width="614" height="409" /></a><br />
Suasana lapangan tengah SMA Negeri 3 Yogyakarta tampak berbeda. Di bawah karetan dipasang panggung merah, lengkap dengan sofa dan sound systemnya. Di depan panggung, karpet-karpet dipasang teratur. Siswa-siswi padmanaba, baik yang sedang mengikuti MOS maupun tidak, tampak memadati acara Studium Generale siang itu, 12 Juli 2011.</p>
<p>Pukul 10.00, acara resmi dimulai dengan dibuka oleh band akustik yang menyanyikan beberapa lagu. Ke-khas-an musik akustik yang menentramkan hati mulai merasuk dalam diri siswa-siswi yang menyaksikan acara tersebut. Acara menjadi lebih santai. Beberapa alumni, bahkan ketua komparetemen Padmanaba, tampak hadir dan ikut memadati hiruk-pikuk lapangan tengah kali itu.</p>
<p>Disusul dengan cuap-cuap dari MC, acara sharing kali itu segera dimulai. Moderator, Aichiro Suryo Prabowo yang merupakan alumni Padmanaba, dipersilakan masuk ke area panggung mini. Setelah itu, pembicara pun dipersilakan masuk. Kedua pembicara dalam gelaran Studium Generale #4 ini adalah Bapak Anies Baswedan dan Iman Usman.</p>
<p>Tak diragukan lagi, Bapak Anies Baswedan yang merupakan penjabat rektor termuda di Universitas Paramadina dan Mas Iman Usman yang merupakan penggerak gerakan Youth Leadership mampu memukau penonton saat itu.</p>
<p>Dalam SG kali ini, dibahas tentang gerakan anak muda untuk Indonesia sehingga nanti diharapkan siswa-siswi Padmanaba mampu ikut berkontribusi bagi Negara seperti semboyan yang dielu-elukan: Bhakti vidya ksatria tama, tan lalana labet tunggal bangsa.</p>
<p>Diceritakan oleh Iman Usman tentang berbagai pengalamannya, salah satunya adalah tindakan yang sudah dibangun sejak masih berusia muda. Dalam usianya yang masih belasan, Iman Usman sudah mengajar anak-anak SD di sekitar rumahnya. Tak hanya itu, dibangunnya juga perpustakaan mini dengan mengajak beberapa temannya.</p>
<p>Iman Usman juga menjelaskan tentang bagaimana cara untuk mampu membagi waktu. Ditekankan dalam penjelasannya tentang tiga hal: fokus, terjadwal, dan usaha keras. Dalam usaha Iman Usman sampai saat ini, dia juga mengalami jatuh bangun. Namun dengan usaha keras, Iman Usman mampu membuktikan bahwa dia sanggup menjadi seseorang yang hebat. Ditekankan juga oleh Iman Usman, bahwa akademik dan organisasi harus dijaga untuk tetap seimbang serta harus juga mengasah kemampuan untuk menemukan fokus yang tepat. “Segala hal bukan dari hal instan, tapi dipupuk dan diusahakan agar hasilnya baik,” ujar Iman Usman.</p>
<p>Sementara itu, Bapak Anies Baswedan juga sepaham dengan Iman Usman tentang keseimbangan akademik dan organisasi. Pentingnya leadership, yaitu mengasah kemampuan komunikasi, ketangguhan, network, dan belajar kepedulian juga dijelaskan oleh beliau. Diajarkan juga untuk belajar segala hal dimulai dari hal kecil dan sejak dini. “AKtif organisasi, kembangkan organisasi, tapi jangan lupakan akademik,” beber Bapak Anies Baswedan.</p>
<p>Bapak Anies Baswedan juga menjelaskan tentang cara menumbuhkan rasa percaya diri yaitu dengan melihat kembali apa saja yang sudah mampu dikerjakan lalu mengikuti kegiatan sekolah agar tercipta rasa puas yang memacu rasa percaya diri. Selain itu ditekankan juga untuk jangan khawatir untuk menyampaikan gagasan maupun pikiran.</p>
<p>Ketika ditanya tentang cita-cita untuk Indonesia, Iman Usman menjawab bahwa cita-citanya adalah mengajar untuk akhirnya mampu mencerahkan. Sementara itu, Bapak Anies Baswedan menjawab bahwa harapannya untuk pemuda Indonesia adalah menumbuhkan kesadaran bahwa akan hidup dimasa depan sehingga memastikan apa yang diberikan harus bermanfaat. Selain itu beberapa aspek yang harus dikembangkan adalah kreatif, penuh imajinasi, dan ditopang dengan kemampuan yang standar. Diceritakan juga Bapak Anies yang kala muda ingin mendapat pekerjaan yang mampu mencakup: intelegensi berkembang, finansial bagus, dan mampu mempengaruhi secara sosial. Intinya, sebagai pemuda Indonesia, diharapkan mampu membayangkan masa depan.</p>
<p>“Tulis yang anda inginkan dengan pensil, dan Tuhan akan menebalkannya dengan lebih indah dan baik,” tutup Iman Usman.</p>
<p>Dalam Studium Generale juga diserahkan dua penghargaan: Lifetime Achievment yang diraih oleh Ibu Purbo, mantan kepala sekolah SMA Negeri 3 Yogyakarta dan Insan Muda Berprestasi yang diraih Muhammad Faqih Alfyan, Padmanaba angkatan 66. Penghargaan Insan Muda Berprestasi diraih secara polling.</p>
<p>Studium Generale akhirnya ditutup dengan penampilan Brian Prasetyo, vokalis dari Jikustik yang merupakan alumni Padmanaba angkatan 64. Sepanjang Studium Generale, Padmanaba Network juga menyediakan live tweet @Padmanaba.</p>
<p>Semoga Studium Generale kali ini mampu memberikan manfaat dan menginspirasi. Nantikan Studium Generale berikutnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/studium-generale-4-menjadi-generasi-muda-yang-bermanfaat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polling Padmanaba Award</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/polling-padmanaba-award/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/polling-padmanaba-award/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jul 2011 08:52:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Padmanaba Network</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan dan dan Iman Usman]]></category>
		<category><![CDATA[Studium Generale Padmanaba]]></category>
		<category><![CDATA[StudiumGenerale Awards]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=3619</guid>
		<description><![CDATA[Padmanaba Award adalah award untuk insan berprestasi Padmanaba. Award dibagi menjadi dua, yang pertama adalah award untuk insan muda berprestasi dan yang kedua adalah lifetime achievement award. Award insan muda berprestasi diperuntukkan bagi keluarga padmanaba yang secara konsisten telah memberikan kontribusi dan prestasi di usianya yang relatif muda, sedangkan lifetime achievement award diperuntukkan bagi keluarga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/06/Poster-Padmanaba-kecil.jpg"><img class="aligncenter size-large wp-image-3434" title="Stadium Generale Padmanaba" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/06/Poster-Padmanaba-kecil-724x1024.jpg" alt="Stadium Generale Padmanaba" width="507" height="717" /></a></p>
<p>Padmanaba Award adalah award untuk insan berprestasi Padmanaba. Award dibagi menjadi dua, yang pertama adalah award untuk insan muda berprestasi dan yang kedua adalah lifetime achievement award. Award insan muda berprestasi diperuntukkan bagi keluarga padmanaba yang secara konsisten telah memberikan kontribusi dan prestasi di usianya yang relatif muda, sedangkan lifetime achievement award diperuntukkan bagi keluarga padmanaba yang telah mengabdikan hidupnya untuk terus menerus menginspirasi, berkontribusi, dan berprestasi, hingga saat ini.</p>
<p>Award ini bukan untuk membandingkan insan &#8211; insan muda Padmanaba mana yang baik atau yang buruk, tapi mengapresiasi insan yang telah mengharumkan nama Padmanaba lewat segala bidang. Nominatornya adalah :</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://padmanaba.or.id/wiradeva-arif-mengubah-medali-olimpiade-menjadi-karya-untuk-dunia/"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-3561" title="Wiradeva Arif" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/07/37672_1542587368439_1347621393_1470583_7246100_n-150x150.jpg" alt="Wiradeva Arif" width="150" height="150" /></a> <a href="http://padmanaba.or.id/wiradeva-arif-mengubah-medali-olimpiade-menjadi-karya-untuk-dunia/" target="_blank">Wiradeva Arif (devon 60)</a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://padmanaba.or.id/felicia-alverina-morindra-merambah-dunia-internasional-lewat-wushu/"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-3529" title="feli" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/07/feli-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a><a href="http://padmanaba.or.id/felicia-alverina-morindra-merambah-dunia-internasional-lewat-wushu/" target="_blank"> Felicia Alverina Monindra (Feli axel 67)</a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://padmanaba.or.id/bw-purbanegara-bermula-dari-a/"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-3519" title="BW Purbanegara (Bang Popo)" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/07/BW-Purbanegara-Bang-Popo-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a><a href="http://padmanaba.or.id/bw-purbanegara-bermula-dari-a/" target="_blank">B.W. Purbanegara (Popo 56)</a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://padmanaba.or.id/aji-rachmat-purwanto%E2%80%9Caku-ingin-keliling-indonesia-dan-berbagi-pengetahuan-kepada-siapa-saja-%E2%80%9D/"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-3471" title="aji" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/06/aji-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a><a href="http://padmanaba.or.id/aji-rachmat-purwanto%E2%80%9Caku-ingin-keliling-indonesia-dan-berbagi-pengetahuan-kepada-siapa-saja-%E2%80%9D/" target="_blank">Aji Rachmat (Aji 51)</a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://padmanaba.or.id/alvin-fauzie-modal-saya-rp-0-dan-saat-itu-umur-saya-19-tahun/"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-3468" title="alvin" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/06/alvin1-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a><a href="http://padmanaba.or.id/alvin-fauzie-modal-saya-rp-0-dan-saat-itu-umur-saya-19-tahun/" target="_blank">Alvin Fauzie (alvin 62)</a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://padmanaba.or.id/muhammad-fakih-alfyan-seni-rupa-dan-passion/"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-3460" title="m.fakihalfyan" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/06/m.fakihalfyan-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a><a href="http://padmanaba.or.id/muhammad-fakih-alfyan-seni-rupa-dan-passion/" target="_blank">Muhammad Faqih Alfyan (alfyan 66)</a></p>
<p>Polling award akan di tutup minggu, 10 Juli pukul 24.00. Hasil Padmanaba Award akan di umumkan pada tanggal 12 Juli saat acara <a href="http://padmanaba.or.id/studium-generale-padmaaba-4-ngobrol-bareng-anies-baswedan-dan-iman-usman/">Studium Generale #4</a>. Mari pilih favorit mu !</p>
<p><strong>POLLING TELAH DITUTUP</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/polling-padmanaba-award/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wiradeva Arif: Mengubah Medali Olimpiade Menjadi Karya Untuk Dunia</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/wiradeva-arif-mengubah-medali-olimpiade-menjadi-karya-untuk-dunia/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/wiradeva-arif-mengubah-medali-olimpiade-menjadi-karya-untuk-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jul 2011 09:03:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Padmanaba Network</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan dan dan Iman Usman]]></category>
		<category><![CDATA[Padmanaba60]]></category>
		<category><![CDATA[Studium Generale Padmanaba]]></category>
		<category><![CDATA[StudiumGenerale Awards]]></category>
		<category><![CDATA[Wiradeva Arif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=3560</guid>
		<description><![CDATA[Dunia Game adalah dunianya. Wiradeva Arif Kristawarman atau yang sering dipanggil Devon adalah salah satu pendiri dari Agate Studio, perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan game. Berawal dari kegemarannya bermain game, akhirnya Devon bersama teman-temannya berhasil menyalurkan hobi sekaligus sebagai pekerjaan yang menjanjikan. Di SMA 3, pria kelahiran Yogyakarta, 11 Desember 1987 ini mencoba mengikuti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/07/37672_1542587368439_1347621393_1470583_7246100_n.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3561" title="Wiradeva Arif" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/07/37672_1542587368439_1347621393_1470583_7246100_n.jpg" alt="Wiradeva Arif" width="200" height="200" /></a></p>
<p>Dunia Game adalah dunianya. Wiradeva Arif Kristawarman atau yang sering dipanggil Devon adalah salah satu pendiri dari Agate Studio, perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan game. Berawal dari kegemarannya bermain game, akhirnya Devon bersama teman-temannya berhasil menyalurkan hobi sekaligus sebagai pekerjaan yang menjanjikan.</p>
<p>Di SMA 3, pria kelahiran Yogyakarta, 11 Desember 1987 ini mencoba mengikuti seleksi olimpiade matematika, tetapi gagal. Lalu, Devon diajak untuk mengikuti olimpiade komputer. Saat Devon di olimpiade komputer lah, Devon dapat memaksimalkan potensi dan kegemaranannya dalam mengotak-atik perkomputeran. Devon dan teman-teman olimpiade komputer saling membuat game dan dimainkan oleh mereka sendiri. Usahanya pun membuahkan hasil, yaitu mendapatkan Juara I OSN Komputer tingkat Kota Yogyakarta , Juara III OSN Komputer tingkat Propinsi DIY 2003, Juara I OSN Komputer tingkat Kota Yogyakarta , Juara II OSN Komputer tingkat Propinsi DIY 2004, dan meraih Medali Perunggu OSN Nasional Pekanbaru 2004.</p>
<p>Setelah menjadi mahasiswa Informatika ITB, Devon bersama teman-temannya membuat game producer yang bernama Agate Studio. Pada tahun 2009, dengan 17 pendiri, terbentuklah perusahaan Agate Studio. Pengorbanan dan dedikasi yang tinggi membuat Agate semakin berkembang dan menjadi salah satu game producer yang dikenal di seluruh Indonesia dan dunia.</p>
<p>Chief Financial Officer, game producer, dan programmer Agate Studio ini telah banyak meraih penghargaan, yaitu Merit Winner of INAICTA 2009, Kaskus Favorite Winner of INAICTA 2009, Most Growth Company Action Coach 2009, Best Game Nominator Flash Gaming Summit 2010, San Fransisco (Cube Collossus), Winner Indigo Fellowship 2010 (Football Saga), 1<sup>st</sup> Winner Teknopreneur Award 2010, memenangkan 2 awards in IMULAI 3.0 with Nyanyiyuk &amp; Football Saga, Jakarta 2011, dan 1<sup>st</sup> Winner CIMB Niaga clicksociety 2011.</p>
<p>Semangat, kerja keras, dan dedikasi yang tinggi membuat apapun yang sekiranya tidak pernah terpikirkan menjadi kenyataan. Seorang peraih medali perunggu OSN pun tidak harus menjadi ilmuwan, namun dapat menjadi entrepreneur yang handal dan dapat bermanfaat bagi masyarakat</p>
<p>Devon salah satu merupakan nominator dari Padmanaba Award, yang di adakan di acara Studium Generale tahun ini yang menggugah, inspiratif, dan memotivasi! Pastikan selalu mendapat update berita dari Kalawarta Padmanaba, karena semua dapat berpartisipasi dalam pooling SG Award. Kami tunggu kehadiran keluarga besar padmanaba di dalam SG. Selasa 12 Juli 10.00 – 12.00 WIB di Lapangan tengah Padmanaba.</p>
<p>Dari kita keluarga Padmanaba untuk siswa Padmanaba</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/wiradeva-arif-mengubah-medali-olimpiade-menjadi-karya-untuk-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Felicia Alverina Morindra: Merambah Dunia Internasional Lewat Wushu</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/felicia-alverina-morindra-merambah-dunia-internasional-lewat-wushu/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/felicia-alverina-morindra-merambah-dunia-internasional-lewat-wushu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jul 2011 23:17:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>progresif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan dan dan Iman Usman]]></category>
		<category><![CDATA[Felicia Alverina Morindra]]></category>
		<category><![CDATA[Padmanaba68]]></category>
		<category><![CDATA[Studium Generale Padmanaba]]></category>
		<category><![CDATA[StudiumGenerale Awards]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=3515</guid>
		<description><![CDATA[Tampak jelas di perempatan Monjali (Monumen Jogja Kembali), pada papan iklan dalam ukuran besar sosok  yang sangat dikenal. Sosok wanita memeragakan gerakan yang sekilas mirip kungfu. Namun itu ternyata bukanlah kungfu, melainkan wushu, sebuah cabang olahraga seni bela diri. Ya, sosok itu adalah Felicia Alverina Monindra, atlet wushu kebanggaan Indonesia sekaligus siswa kelas akselerasi Padmanaba [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Tampak jelas di perempatan Monjali (Monumen Jogja Kembali), pada papan iklan dalam ukuran besar sosok  yang sangat dikenal. Sosok wanita memeragakan gerakan yang sekilas mirip kungfu. Namun itu ternyata bukanlah kungfu, melainkan wushu, sebuah cabang olahraga seni bela diri. Ya, sosok itu adalah Felicia Alverina Monindra, atlet wushu kebanggaan Indonesia sekaligus siswa kelas akselerasi Padmanaba 67. Kehebatannya itulah yang membawanya menjadi salah satu nominator Studium Generale (SG) Award untuk insan berprestasi Padmanaba.</em></p>
<p><em><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/07/feli.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3529" title="feli" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/07/feli.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a><br />
</em></p>
<p><em> </em>Bermula sejak bulan Januari 2002, saat Feli, sapaan akrabnya, berusia 8 tahun atau kelas 2 SD, Feli senang bermain bersama saudara sepupunya hingga ketika saudara sepupunya berlatih wushu, dia pun ikut-ikutan berlatih. Jarak antara rumah dengan tempat latihan wushu yang dekat juga membuat Feli tertarik pada wushu. Ketertarikan Feli terhadap wushu sangat tepat. Wushu-lah yang nantinya membawa Feli mengharumkan nama Indonesia hingga ke kancah internasional.</p>
<p>Titik cerah pertama tampak ketika Feli mulai mengikuti kompetisi di tahun 2004. Kali itu Feli mengikuti kejuraraan nasional (kejurnas) junior yang berada di Yogyakarta dan berhasil meraih medali perunggu. Jatuh bangun juga dialami oleh Felicia. Di kejurnas senior tahun 2005 di Sumatera Utara, Feli hanya mendapat juara 4 dan 5.</p>
<p>Yang paling membanggakan bagi Felicia, di tahun 2006, Feli mendapatkan Trophy Walikota Semarang sebagai atlet putri pemula terbaik, serta di tahun 2008, bersama Cindy Sutanto (Padmanaba 64). Feli meraih medali emas di PON XVII/ Kal-Tim pada nomor duel.</p>
<p>Kesempatan emas juga diraih oleh putri pertama dari pasangan Vrendi Sarana Monindra dan Trijani Dewi ini, untuk mewakili Indonesia mengikuti kejuaraan internasional “ 3<sup>rd</sup> Asian Indoor Games” yang berlangsung di Vietnam dalam tim. Waktu itu mereka mendapatkan medali perunggu. Feli juga mengikuti event Sea Games XXV/2009 di Laos dan mendapat peringkat ke-4.</p>
<p>Jadwal latihan Feli yang bisa dibilang padat, yaitu setiap hari kecuali hari Sabtu dan juga keikutsertaan Feli dalam kelas akselerasi membuat Feli harus pandai membagi waktu antara wushu dan sekolah. Jika mengikuti kejuaraan internasional, Feli juga terpaksa harus izin dari sekolah. Untungnya, keluarga, teman-teman, hingga pihak sekolah juga mendukung kegiatan Feli. Bahkan Feli berhasil masuk di jurusan Teknik Industri UGM tahun ini.</p>
<p>“Kehidupan saya tidak seperti anak remaja yang lain. Dimana mereka bisa berkumpul, bermain, mengurus event-event, dan lain sebagainya, saya harus pandai-pandai mengatur waktu antara sekolah dan wushu sehingga keduanya bisa berjalan seimbang. Tetapi semua saya nikmati, terutama bersama teman-teman atlet yang memiliki nasib yang sama. Terlebih saya beruntung,memiliki keluarga, pelatih, pengurus, teman-teman yang selalu membantu dan mendukung saya. Tidak lupa, pihak sekolah yang selalu memberi kemudahan bagi saya apabila izin dan meminta susulan.  Dengan banyaknya dukungan, membuat saya lebih peka untuk saling memahami, menolong, dan mendukung dalam menjalani kehidupan,” ujar Feli.</p>
<p>Dalam prakteknya, wushu juga sangat berpengaruh pada kehidupan sehari-hari kakak dari Aditya Pratama Monindra ini. Dengan berbagai macam pertandingan yang dilalui, Felicia mendapatkan banyak relasi dan teman baru. “Saya mendapatkan banyak sekali pengalaman, terutama dalam setiap pertandingan. Ada menang, ada kalah, tetapi semuanya menjadi motivasi bagi saya untuk tetap bersyukur dan berjuang. Semangat ini mampu memotivasi saya dalam menjalani kehidupan sehari-hari, tidak hanya dalam dunia wushu,” kata Felicia.</p>
<p>Jadilah saksi dan bagian dari penentuan penerima SG award ini dengan mengikuti acara Studium Generale, sebuah acara yang inspiratif dan mampu memotivasi dimana kita bersama-sama berkumpul dan berdiskusi. Anda lah yang menentukan peraih SG award dengan cara polling. Kami tunggu kehadiran keluarga besar padmanaba di dalam SG. Selasa 12 Juli 10.00 – 12.00 WIB di Lapangan tengah Padmanaba.</p>
<p>Dari Padmanaba, untuk Padmanaba.</p>
<p><span style="color: #888888;">carlaaudina</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/felicia-alverina-morindra-merambah-dunia-internasional-lewat-wushu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alvin Fauzie: Modal Saya Nol Rupiah Dan Saat Itu Umur Saya 19 Tahun</title>
		<link>http://padmanaba.or.id/alvin-fauzie-modal-saya-rp-0-dan-saat-itu-umur-saya-19-tahun/</link>
		<comments>http://padmanaba.or.id/alvin-fauzie-modal-saya-rp-0-dan-saat-itu-umur-saya-19-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Jul 2011 23:26:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Padmanaba Network</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Alvin Fauzie]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan dan dan Iman Usman]]></category>
		<category><![CDATA[Padmanaba62]]></category>
		<category><![CDATA[Studium Generale Padmanaba]]></category>
		<category><![CDATA[StudiumGenerale Awards]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://padmanaba.or.id/?p=3461</guid>
		<description><![CDATA[Alvin membuktikan bahwa menjadi seorang entrepreneur bukan mustahil dilakukan di usia yang masih sangat muda! Seni nampaknya sudah ada di dalam darah Alvin. Alumni Padmanaba dari angkatan 62 ini dari umur 5 tahun ia sudah suka  menggambar, di kelas 5 SD ia mulai belajar bermain gitar, dan SMA ia juga aktif di bidang musik serta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Alvin membuktikan bahwa menjadi seorang entrepreneur bukan mustahil dilakukan di usia yang masih sangat muda!</em></p>
<p style="text-align: center;"><em><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/06/alvin1.jpg"></a><a href="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/06/alvin1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3468" title="alvin" src="http://padmanaba.or.id/kalawarta/wp-content/uploads/2011/06/alvin1.jpg" alt="" width="403" height="600" /></a></em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Seni nampaknya sudah ada di dalam darah Alvin. Alumni Padmanaba dari angkatan 62 ini dari umur 5 tahun ia sudah suka  menggambar, di kelas 5 SD ia mulai belajar bermain gitar, dan SMA ia juga aktif di bidang musik serta sempat menjadi anggota Padz Band. “Sewaktu SMA juga saya aktif di bidang mural dan mengadakan event-event di bidang seni, setelah mendalami berbagai macam seni, lalu saya mulai mengenal fotografi.” Ujar pria kelahiran Jayapura, 29 April 1989 ini.</p>
<p>Pada umur 19 tahun itulah ia mulai mengenal dan mencintai fotografi. Alvin mengaku hal ini bermula ketika ia sering meminjam kamera milik teman SMA-nya yang sering dibawa ke sekolah. “Saya mempelajari fotografi secara otodidak. Selain itu saya juga mencari ilmu dan mencari komunitas dari dunia maya.”</p>
<p>Saat mulai kuliah, Alvin memutuskan untuk menjadi seorang <em>freelance</em><em>r.</em><em> </em>“Menjadi seorang <em>self employee</em> membuat saya menjalankan semuanya sendiri, dari memotret dan memasarkan.” Ungkap Alvin. “Selanjutnya, saya bermimpi ingin menjadikannya sebuah bisnis. Karena saya ingin menjadi fotografer yang tidak hanya mengandalkan diri sendiri, tetapi mempunyai sistem, dan sekaligus bermanfaat lebih bagi banyak orang.”</p>
<p>Berbekal tekad yang kuat dan proposal bisnis Alvin bertemu dengan investor yang akhirnya mempercayakannya untuk mendirikan studio foto. “Pada awalnya saya sengaja tidak memberi tahu ke orang tua tentang didirikannya bisnis ini, saya baru memberitahu mereka ketika studio sudah berdiri. Saya ingin membuktikan bahwa saya serius di bidang ini.”</p>
<p>Akhirnya berdirilah Alvin Photography Studio pada tanggal 16 Maret 2009, yang akhirnya membawa Alvin meraih Juara II Wirausaha Mandiri Tingkat Nasional Kategori Kreatif – Mahasiswa di tahun 2011. “Dan semua itu diawali dengan modal saya yang Rp 0, saat saya berusia 19 tahun.”</p>
<p>Anak bungsu dari 12 bersaudara ini juga mengungkapkan bahwa keberanian dan dukungan orang-orang terdekat saya untuk berkarya di bidang ini yang membawa perubahan dalam kehidupannya. “Saya sedikit melawan arus dengan bekerja di bidang seni di usia muda. Saya yakin jika kita semua serius di bidang masing-masing, di bidang apapun, pasti bisa membuahkan sukses.”</p>
<p>(sarah Karinda)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://padmanaba.or.id/alvin-fauzie-modal-saya-rp-0-dan-saat-itu-umur-saya-19-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

